INTERAKSI.CO, Batulicin – Kejuaraan Kabupaten (KEJURKAB) Basketball League Tanah Bumbu 2025 yang resmi dibuka pada 25 Juli 2025, kini telah memasuki minggu ketiga.
Pertandingan berlangsung penuh tensi, baik di kategori Girls Club maupun Men’s Club, dengan atmosfer kompetisi yang semakin memanas menjelang minggu keempat pada 22 Agustus 2025 mendatang.
Di kategori Girls Club, persaingan tiga tim utama berjalan ketat. Pegasus Girl tampil dominan dengan dua kemenangan dari dua laga dan selisih poin impresif +26, mengamankan puncak klasemen dengan 4 poin.
Posisi kedua ditempati Bulbagirl dengan 3 poin hasil satu kemenangan dan satu kekalahan, sementara Srikandi Basketball masih berjuang di posisi ketiga dengan dua kekalahan beruntun.
Sementara di kategori Men’s Club, PPA dan Bulbasaur sama-sama mencatat rekor sempurna tiga kemenangan dari tiga pertandingan, mengoleksi 6 poin dengan selisih poin +45 dan +38.
Posisi ketiga dan keempat dihuni Sonic dan Singa Muda yang sama-sama meraih 5 poin dari dua kemenangan dan satu kekalahan. Persaingan papan tengah diwarnai oleh Brucuy dan Sanctuary yang sama-sama mengoleksi 4 poin. Pegasus dan At-Last masih mencari kemenangan perdana di dasar klasemen dengan masing-masing 3 poin.
Baca juga: KONI Tanah Bumbu Matangkan Persiapan Hadapi Porprov XII Kalsel 2025 di Pelaihari
Pertandingan minggu ketiga menunjukkan peningkatan kualitas permainan, diwarnai kombinasi teknik, taktik, dan mental yang matang. Dukungan penonton yang memenuhi tribun turut menjadi energi tambahan bagi para pemain.
Menjelang minggu keempat, seluruh tim fokus mempersiapkan strategi terbaik untuk mengamankan posisi menuju babak selanjutnya. Ketua panitia KEJURKAB 2025, Akhmad Adita Ikwan, optimistis kompetisi akan semakin menarik.
“Kita melihat perkembangan positif dari para atlet, baik secara individu maupun tim. Semoga minggu keempat nanti menjadi ajang pembuktian siapa yang paling siap menuju partai puncak,” ujarnya.
Ketua Perbasi Kab. Tanah Bumbu, Dading Kalbuadi, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim, pelatih, ofisial, dan pendukung.
“Kami bangga melihat semangat juang dan antusiasme yang tinggi. Kompetisi ini bukan hanya ajang mencari juara, tetapi juga wadah pembinaan dan pengembangan prestasi bola basket di Tanah Bumbu,” katanya.