INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Wisatawan dulu hanya datang untuk menikmati pemandangan indah Gunung Hauk dan destinasi lain di Balangan. Kini, Pokdarwis Kabupaten Balangan mulai belajar bercerita, agar setiap kunjungan meninggalkan pengalaman yang tak terlupakan.

Untuk itu, Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Storytelling Destinasi Pariwisata di Arraudah Resto Cafe, Kamis (28/8/2025).

Kegiatan ini diikuti 11 Pokdarwis dan 2 peserta dari Putra Putri Pariwisata Balangan, dengan narasumber: Bayu Bastari, Juara 3 Nanang Provinsi Kalsel 2012, dan Trainer SDM tersertifikasi Syarifur Rahman, serta Kasi Pemberdayaan Masyarakat Wisata Dispar Kalsel, Musrefinah Lediya.

Kabid Peningkatan Daya Tarik Destinasi Pariwisata Disbudporapar Balangan, Sigit Kondang Wibowo, menekankan pentingnya storytelling.

“Saat ini memang diperlukan pelatihan atau bimtek untuk SDM terkait pengelolaan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Balangan,” jelasnya.

Dinas Pariwisata Kalsel Asah Kemampuan Storytelling Pokdarwis Balangan
Bimbingan Teknis Storytelling untuk Pokdarwis Kabupaten Balangan. Foto: Dispar Kalsel untuk Interaksi.co

Baca juga: Puluhan Pokdarwis HST Ikuti Bimtek Storytelling Dispar Kalsel

Baca juga: Cari Info Wisata Kalsel? Cukup Lewat Aplikasi SIDAPAKASE

Menurut Sigit, kemampuan storytelling membuat Pokdarwis bisa memberikan pengalaman lebih menarik bagi wisatawan. Ia mencontohkan Gunung Hauk, yang kini ramai karena keunikan ceritanya.

”Dengan pelatihan ini, kami berharap SDM Pokdarwis semakin terampil dan kualitas destinasi wisata di Balangan meningkat,” tambahnya.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel melalui Musrefinah Lediya menambahkan, pariwisata kini menjadi sektor penting yang mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Wisatawan tidak hanya mencari destinasi indah, tapi pengalaman dan cerita. Mereka ingin mengenal sejarah, budaya, tradisi, dan kehidupan masyarakat setempat. Storytelling yang baik membuat destinasi bukan sekadar tempat, tapi pengalaman yang mengesankan,” ungkapnya.

Musrefinah berharap peserta bimtek dapat belajar merangkai cerita menarik, menggali potensi tiap destinasi, dan menyampaikannya secara efektif, baik langsung maupun lewat media digital.

”Saya ajak peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Berdiskusi, berbagi ide, belajar dari narasumber, dan menjalin jejaring untuk kemajuan pariwisata di daerah masing-masing,” tandasnya.

Author

  • Rezaldi

    View all posts