INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Forum Multipihak Banjarmasin (FMB) menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk menanggapi insiden keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Selatan, khususnya Kabupaten Banjar.
Acara berlangsung di Aula Kantor Ombudsman RI Perwakilan Kalsel, Rabu (29/10/2025).
FGD melibatkan akademisi, praktisi kesehatan, koordinator MBG wilayah, Dinas Kesehatan, dan elemen masyarakat sipil.
Baca juga: Wali Kota Banjarmasin Kukuhkan 96 Duta Perda untuk Wujudkan Generasi Taat Aturan
Ketua Pelaksana FGD, Aisyah, menegaskan pertemuan ini bertujuan menganalisis penyebab insiden dan menyusun strategi mengembalikan kepercayaan publik.
Dalam diskusi, ditemukan tiga masalah yang menjadi persoalan utama; kontrol kualitas pangan yang lemah, kesenjangan komunikasi publik pasca-insiden, dan tata kelola serta sertifikasi dapur SPPG yang belum seragam.
FMB menyusun enam rekomendasi, mulai dari monitoring keamanan MBG melalui media sosial, sosialisasi teknis penyelenggara, kampanye edukasi, hingga sistem pelaporan dini.
Forum ini berkomitmen memantau implementasi rekomendasi dan bekerja sama dengan pemerintah untuk memastikan keamanan pangan dan kepercayaan publik kembali pulih.




![[Review] Wildoze dan Angka 27](https://interaksi.co/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260226-WA0014-218x150.jpg)
