INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Bawang putih sudah lama dikenal sebagai bumbu dapur serbaguna. Aromanya khas, rasanya tajam, dan manfaatnya jauh lebih besar dari sekadar penambah cita rasa. Sejumlah penelitian modern bahkan membuktikan bahwa bawang putih mampu membantu mencegah berbagai penyakit kronis.

Berikut beberapa gangguan kesehatan yang bisa dicegah atau dikurangi risikonya melalui konsumsi bawang putih.

Baca juga: 6 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-Diam Merusak Kesehatan Otak

1. Menurunkan Kolesterol Tinggi

Bawang putih mengandung allicin, senyawa aktif yang berperan menurunkan kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL).

Studi dalam Journal of Nutrition tahun 2016 menunjukkan bahwa konsumsi rutin bawang putih membantu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Efek ini membuat pembuluh darah lebih sehat dan menurunkan risiko penyakit jantung.

2. Melawan Infeksi Bakteri

Kekuatan antibakteri bawang putih sudah dikenal sejak lama. Kandungan allicin mampu merusak dinding sel bakteri seperti Escherichia coli dan Staphylococcus aureus, sehingga menghambat pertumbuhan dan penyebarannya.

Penelitian dalam Microbial Research (2018) menguatkan potensi bawang putih sebagai agen antibakteri alami.

3. Melindungi Hati dari Kerusakan akibat Alkohol

Senyawa sulfur dalam bawang putih memiliki efek hepatoprotektif atau kemampuan melindungi sel hati dari peradangan dan stres oksidatif.

Studi dalam World Journal of Gastroenterology (2015) menunjukkan bahwa bawang putih dapat mengurangi kerusakan hati pada model hewan dengan gangguan hati akibat konsumsi alkohol berlebihan.

4. Menjaga Kesehatan Jantung

Selain menurunkan kolesterol, bawang putih juga membantu menstabilkan tekanan darah dan mencegah aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah).

American Heart Association mencatat konsumsi rutin bawang putih dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik, sehingga mengurangi risiko serangan jantung maupun stroke, terutama pada penderita hipertensi ringan.

5. Menurunkan Risiko Kanker

Kandungan antioksidan dan senyawa sulfur pada bawang putih berfungsi melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel.

Penelitian dalam Cancer Prevention Research (2013) menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi bawang putih dengan penurunan risiko kanker lambung, usus besar, dan prostat.

6. Mengurangi Risiko Pilek

Bawang putih sering dijadikan solusi alami untuk meningkatkan imun. Allicin dan antioksidan di dalamnya mampu memperkuat respons imun tubuh, sehingga risiko terserang pilek bisa berkurang.

Studi dalam Clinical Nutrition (2014) menyebut konsumsi suplemen bawang putih dapat mengurangi frekuensi serta durasi pilek secara signifikan.

Author