INTERAKSI.CO, Batulicin — Skena musik Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, kedatangan solois baru: Argus. Ia baru saja merilis single pop rock berjudul “Belahan Jiwa” sebagai penanda langkah perdananya di industri musik.
Lagu yang mengingatkan pada warna musik pertengahan era 2000-an ini menggambarkan ketulusan cinta seorang ayah kepada istri dan anaknya.
“Belahan Jiwa menjadi potret sederhana tentang keluarga kecil sebagai sumber kekuatan dan makna hidup,” kata Argus.
Single ini diproduksi oleh Prima Yuda Prawira di Beehive Home Studio Recording, Batulicin. Melalui sentuhan produksinya, timbre vokal Argus yang tebal dipadukan dengan aransemen pop rock romantis khas era 2000-an. Gaya ungkapan lirik yang populer pada periode tersebut juga berpadu dengan manis dalam lagu ini.
“Sejak awal saya ingin lagu ini memberikan kesan romantis, tapi tetap mempertahankan penyampaian yang maskulin,” kata Yuda.
Nuansa pop rock 2000-an dalam “Belahan Jiwa” tak lepas dari pengaruh musikal Argus. Ia mengaku terinspirasi oleh karya-karya Ada Band, dengan album Romantic Rhapsody (2006) sebagai favoritnya.
Baca juga: Senja Djingga yang Tak Boleh Mendua
Baca juga: Sangpeng Rilis “Tanah Bumbu Kita”, Persembahan Musisi Pagatan untuk Banua
Single “Belahan Jiwa” menjadi pembuka perjalanan Argus di industri musik. Setelah perilisan ini, Argus juga merencanakan kegiatan launching yang akan digelar berbarengan dengan peluncuran karya-karya berikutnya.
Melalui “Belahan Jiwa”, Argus berharap lagunya dapat menemani pendengar, khususnya mereka yang memaknai keluarga sebagai rumah dan belahan jiwa sejati.
Single “Belahan Jiwa” kini telah tersedia di Spotify, iTunes, YouTube Music, serta berbagai platform digital lainnya.
Editor: Puja Mandela





