INTERAKSI.CO, Batulicin — Di penghujung 2025, skena musik Tanah Bumbu kembali kedatangan nama baru. Selumbari resmi merilis single perdana berjudul “Tanpa Harus Sembunyi”, sebuah lagu bernuansa synthwave/new retro wave yang terinfluence dari musik populer era 1980-an.
“Tanpa Harus Sembunyi” mengangkat kegelisahan manusia biasa yang lelah menjadi “mesin mimpi” bagi orang lain. Lagu ini berbicara tentang ‘hak’ untuk gagal, terluka, dan belajar menjadi orang yang lebih jujur dan terbuka.
Single ini berawal dari ide Prima Yuda Prawira, yang sejak 2022 telah merancang potongan nada dan konsep aransemen untuk bagian pre-chorus dan chorus.
Ia kemudian meminta Reza untuk melengkapi bagian verse sekaligus menulis lirik. Namun, karena kesibukan masing-masing, pengerjaan materi tersebut sempat tertunda.
Proyek ini kembali berlanjut pada pertengahan 2025 saat Reza mengunjungi Beehive Home Studio Recording. Dari pertemuan itu, Yuda menawarkan konsep pembentukan band sekaligus arah musikal Selumbari kepada Reza, Erwin, dan Iqbal.
Diskusi berkembang menjadi perumusan identitas musik yang terinspirasi dari synthwave, retro, dan disco, dengan referensi seperti Depeche Mode, New Order, Michael Jackson, serta nama-nama yang lebih modern seperti Paramore, M83, dan Gunship.
Secara musikal, Selumbari memadukan sound organik dan elektronik dengan tujuan menciptakan karya lintas generasi, segar bagi pendengar muda, sekaligus menghadirkan nuansa nostalgia bagi generasi lama.
Lirik lagu ini berangkat dari narasi personal tentang suara yang terbungkam, yang kemudian diolah menjadi komposisi utuh oleh Yuda. “Tanpa Harus Sembunyi” resmi lahir pada 10 Oktober 2025.
Nama Selumbari, yang berarti kemarin atau dulu dicetuskan oleh Erwin. Nama ini merepresentasikan masa lalu sebagai kumpulan kisah dan pengalaman yang layak dipelajari. Melalui musik, Selumbari ingin menjadi ruang berbagi cerita dan perasaan, tentang hal-hal yang mungkin tampak sepele, tapi menyakitkan bagi yang mengalaminya.
Dengan single ini, Selumbari menandai langkah awal mereka di industri musik Indonesia. “Tanpa Harus Sembunyi” sudah bisa didengarkan di Spotify, YouTube Music, iTunes, dan berbagai platform musik digital lainnya.





