INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Polresta Banjarmasin menggelar Operasi Keselamatan Intan 2026 pada Senin (26/2) pagi sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan dan ketertiban berlalu lintas menjelang bulan suci Ramadan.
Wakapolresta Banjarmasin, Arwin Amrih Wientama, mengatakan sebanyak 72 personel dikerahkan dalam operasi tersebut. Seluruh personel berasal dari Polresta Banjarmasin dan polsek jajaran yang bertugas di berbagai titik di wilayah Kota Banjarmasin.
“Operasi ini melibatkan seluruh unsur, baik dari Polresta maupun polsek jajaran,” ujar Arwin kepada awak media.
Baca juga: Orang Utan “Sam” Diselamatkan dari Tumpukan Sampah di Bengalon
Menurutnya, Operasi Keselamatan Intan 2026 menjadi bagian dari langkah antisipasi menyambut Ramadan yang diperkirakan dimulai dalam waktu sekitar dua pekan ke depan.
Momentum ini dinilai penting karena aktivitas masyarakat di jalan raya cenderung meningkat, terutama pada jam-jam tertentu.
“Sekitar 15 sampai 17 hari lagi kita memasuki bulan Ramadan. Karena itu, kami mulai lebih awal untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus memberikan edukasi tentang tata cara berlalu lintas yang baik dan benar,” jelasnya.
Arwin menegaskan, operasi kali ini lebih mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif dibandingkan tindakan represif. Petugas di lapangan fokus memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar lebih disiplin dalam berkendara.
“Kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi, imbauan kamtibmas, serta patroli dialogis dengan sasaran pelajar, masyarakat umum, dan komunitas,” katanya.
Sementara itu, untuk penindakan pelanggaran lalu lintas, Polresta Banjarmasin hanya mengandalkan sistem elektronik. Penindakan dilakukan melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) tanpa razia manual maupun stasioner.
“Untuk langkah represif, kami hanya menggunakan ETLE. Tidak ada penindakan manual di lapangan,” pungkasnya.
Melalui Operasi Keselamatan Intan 2026, Polresta Banjarmasin berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga tercipta kondisi jalan yang aman, tertib, dan lancar selama Ramadan.





