INTERAKSI.CO, Kotabaru – Sebanyak 409 anggota Pramuka dari 21 SMP, MTs, dan pondok pesantren mengikuti Kemah Bakti Pelajar Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Bina Bamega Sei Belingkar, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda melalui pendidikan kepramukaan, sekaligus mempererat persahabatan dan kerja sama antarpeserta dari berbagai wilayah.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kotabaru, Syairi Mukhlis, mengatakan kepercayaan menjadikan Kotabaru sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk menghadirkan ruang pendidikan karakter bagi generasi muda.
Menurutnya, tema “Tut Wuri Handayani” mengandung pesan tentang kepemimpinan yang tidak hanya ditunjukkan dengan berada di depan, tetapi juga melalui kemampuan membangun semangat dari tengah dan memberikan dorongan dari belakang.
“Tema Tut Wuri Handayani menegaskan bahwa pemimpin sejati tidak selalu di depan, tapi juga mampu berada di tengah untuk membangun semangat dan di belakang untuk mendorong orang lain tumbuh menjadi lebih baik,” kata Syairi di Kotabaru.
Ia menegaskan, esensi perkemahan bukan sekadar kegiatan berkemah, melainkan kesempatan bagi peserta untuk belajar hidup bersama, mandiri, bertanggung jawab, menghargai perbedaan, serta menyelesaikan persoalan secara bersama-sama.
Syairi berharap para peserta dapat membawa pulang pengalaman berharga yang membentuk kedisiplinan, kemandirian, dan persahabatan.
“Peserta diharapkan pulang tidak hanya membawa atribut kegiatan, tetapi juga pengalaman, persahabatan, disiplin, dan kemandirian,” ujarnya.
Diikuti Peserta dari 11 Kwartir Ranting
Ketua Pelaksana Kemah Bakti Pelajar 2026, Ahmad Fitriadi, menjelaskan bahwa 409 peserta berasal dari 21 SMP, MTs, dan pondok pesantren yang mewakili 11 kwartir ranting di Kabupaten Kotabaru.
Sebelas kwartir ranting tersebut meliputi Pulau Laut Utara, Pulau Laut Tengah, Kelumpang Hilir, Pulau Sebuku, Kelumpang Hulu, Pamukan Selatan, Pulau Laut Selatan, Pulau Laut Barat, Pulau Laut Kepulauan, Hampang, dan Pulau Laut Sigam.
Keikutsertaan peserta dari berbagai wilayah tersebut diharapkan menjadi kesempatan untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, serta membangun rasa kebersamaan di antara anggota Pramuka.
Rangkaian kegiatan dikemas dalam program GIAT BUPER yang mencakup Giat Bakti, Giat Umum, Giat Prestasi, Giat Edukasi, dan Giat Religi.
Beragam kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar di luar lingkungan sekolah. Peserta juga didorong mengembangkan kreativitas, semangat gotong royong, dan kemampuan bekerja sama dalam menyelesaikan berbagai tantangan.
Ahmad Fitriadi berharap Kemah Bakti Pelajar dapat menjadi ruang pembauran bagi peserta dari latar belakang wilayah yang beragam. Melalui kegiatan kepramukaan, para pelajar diharapkan kembali dekat dengan alam dan memperoleh pengalaman langsung melalui interaksi di dunia nyata.
Dengan mengedepankan pendidikan karakter dan kebersamaan, Kemah Bakti Pelajar 2026 diharapkan mampu menumbuhkan generasi muda yang mandiri, disiplin, kreatif, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.





