INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Aliansi BEM Se-Kalimantan Selatan akan menggelar aksi Seruan Aksi Problematisasi RUU KUHAP di depan Gedung DPRD Banjarmasin, Senin (14/11). Aksi yang direncanakan berlangsung pada pukul 14.00 WITA ini menyoal pada proses pengesahan UU yang dinilai ugal-ugalan.
Massa aksi dijadwalkan berkumpul di Gedung Serba Guna ULM Banjarmasin pukul 11.30 WITA sebelum bergerak ke Gedung DPRD Kalsel.
Demonstrasi yang dipelopori oleh mahasiswa ini menuntut menolak penetapan RUU KUHAP karena menilai prosesnya tergesa-gesa, sarat pasal problematik, dan berpotensi melemahkan kontrol publik terhadap aparat penegak hukum.
Baca juga: Sedang Loading Batu Bara, Kapal KM. BlueRay Terbakar di Perairan Kotabaru
Aliansi BEM Se-Kalsel ini juga menuntut pemerintah membatalkan rencana penetapan Taman Nasional Meratus yang dinilai mengancam ruang hidup masyarakat adat.
Tuntutan lainnya yang masih pada isu lingkungan, mereka mendesak pemerintah untuk menghentikan tambang ilegal di wilayah Meratus.
Selain tuntutan yang menyoal isu HAM dan kerusakan lingkungan, Aliansi BEM Se-Kalsel ini mendesak pemerintah mencari solusi cepat dari kelangkaan BBM yang terus berulang di Kalsel.
Ujungnya, aksi ini mendesak pemerintah menunjukkan transparansinya. Mereka juga meminta pemerintah bisa menghadirkan solusi dari empat tuntutan yang dibawakan.





