INTERAKSI.CO, Martapura – Angin puting beliung menerjang permukiman warga di Desa Melayu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Selasa (23/12/2025).
Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan berat hingga nyaris rata dengan tanah.
Salah satu warga terdampak, Yusran, mengaku kejadian berlangsung sangat cepat tanpa tanda-tanda sebelumnya. Ia menyebut angin tiba-tiba berputar kencang sebelum menghantam rumah-rumah di sekitarnya.
“Angin tiba-tiba berputar dan atap rumah langsung terbang,” ujar Yusran.
Baca juga: Breaking! Rob Rendam Kawasan Pesisir Tanah Bumbu
Menurut Yusran, sebagian besar bagian rumahnya rusak parah akibat terjangan angin. Perabotan rumah tangga pun berserakan, meski kamar tidur miliknya masih dalam kondisi utuh.
“Rumah rusak dan barang-barang di dalam rumah terhambur, kecuali bagian kamar tidur yang masih utuh. Kejadiannya hanya berlangsung dalam hitungan detik,” katanya.
Ketua RT 06 Desa Melayu, Saibu Rahman, menyampaikan bahwa berdasarkan pendataan sementara, sedikitnya 13 rumah terdampak akibat bencana tersebut. Dari jumlah itu, delapan rumah mengalami kerusakan parah, sementara lima rumah lainnya rusak lebih dari 70 persen.
“Sebanyak 8 rumah terdampak dengan kerusakan parah, sementara 5 rumah lainnya mengalami kerusakan di atas 70 persen,” ujar Rahman.
Selain kerusakan bangunan, bencana ini juga menyebabkan satu warga mengalami luka ringan akibat terkena pecahan kaca.
“Korban ada satu orang yang mengalami luka ringan,” jelasnya.
Rahman berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera menyalurkan bantuan bagi warga terdampak, mengingat banyak rumah yang tidak lagi layak huni.
“Kami berharap bantuan bisa segera diberikan kepada warga yang terdampak,” pungkasnya.





