INTERAKSI.CO, Kotabaru — Pemerintah Kabupaten Kotabaru menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Satyalancana Karya Satya kepada puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun. Upacara berlangsung di Aula Bamega, Senin (1/12/2025), sekaligus memperingati HUT KORPRI ke-54.
Bupati Kotabaru Muhammad Rusli dalam amanatnya menyampaikan apresiasi kepada para penerima penghargaan. Ia menegaskan bahwa Satyalancana Karya Satya merupakan bentuk pengakuan negara atas integritas, loyalitas, dan dedikasi ASN dalam memberikan pelayanan publik. Bupati juga mengingatkan pentingnya peningkatan kompetensi serta kesiapan menghadapi perkembangan layanan digital demi mewujudkan birokrasi yang adaptif dan profesional.
Keputusan Presiden mengenai penganugerahan Satyalancana Karya Satya dibacakan oleh Kepala BPKSDM Kotabaru, Anang Muhammad Zen. Prosesi penyematan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Muhammad Rusli, didampingi Wakil Bupati Syairi Mukhlis dan Sekretaris Daerah Eka Saprudin.
Penghargaan diberikan dalam tiga kategori masa pengabdian.
Masa kerja 30 tahun:
Hj. Miraje Olpah (SMPN 1 Kotabaru)
Askaruddin (SMPN 2 Kotabaru)
Masa kerja 20 tahun:
Norwegia Ramon (BPKSDM Kotabaru)
Fakhrianta (Sekretariat Daerah)
Masa kerja 10 tahun:
Rafi’ah Mahmudah (Dinas Kesehatan)
Putera Agustiawan (BPKSDM Kotabaru)
Selain penganugerahan Satyalancana, pemerintah daerah juga menyerahkan tali asih purna bakti kepada ASN yang telah menyelesaikan masa tugas, serta tali asih wafat kepada ASN yang meninggal setelah puluhan tahun mengabdi. Total sepuluh ASN menerima tali asih purna bakti, sementara satu ASN menerima tali asih wafat atas nama almarhumah Rohana dari SMPN 4 Kotabaru.
Upacara ditutup dengan doa bersama dan ucapan selamat dari jajaran pimpinan daerah. Momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh ASN Kotabaru untuk terus memperkuat komitmen pelayanan publik dan mendukung percepatan pembangunan daerah.





