INTERAKSI.CO, Batulicin – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syaripuddin, mendukung peluncuran dua buku yang digagas oleh Kepala SMPN 2 Kusan Hulu, Sri Supadmi. Ia menilai karya tersebut dapat memperkuat ekosistem literasi sekaligus memperkaya referensi pendidikan di Tanah Bumbu.
Sri Supadmi meluncurkan buku Kepala Sekolah Sebagai Agen Perubahan dan antologi cerpen Ada Pelangi Sebelum Hujan di Gimme Cafe, Kecamatan Simpang Empat, Minggu (18/10/2026). Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi dengan Rumah Pena.
Bang Dhin mengapresiasi lahirnya kedua buku tersebut sebagai wujud kontribusi pendidik daerah dalam mengembangkan literasi. Menurutnya, pengalaman dan gagasan guru yang dituangkan dalam tulisan dapat menjadi referensi bagi pendidik lain sekaligus mendorong tumbuhnya budaya menulis.
“Karya ini mesti mendapat dukungan penuh agar ekosistem literasi di daerah kita semakin kuat dan menginspirasi pendidik lainnya,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Bang Dhin juga sempat bertanya langsung ke audiens secara umum tentang masalah urgen apa yang sedang dihadapi oleh pegiat pendidikan maupun pegiat literasi. Jawaban kemudian mengerucut pada persoalan akses pada bahan bacaan dan sulitnya masyarakat mendapatkan buku-buku berkualitas.
Peluncuran buku tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Tanah Bumbu, Amiluddin, yang mewakili Bupati Andi Rudi Latif, sejumlah kepala sekolah, dan perwakilan komunitas literasi.
Amiluddin mengapresiasi inisiatif Sri Supadmi dalam menghasilkan karya di bidang pendidikan dan sastra. Ia berharap buku tersebut dapat didistribusikan kepada para pendidik di Tanah Bumbu.
Ia juga mendorong agar gagasan dalam buku Kepala Sekolah Sebagai Agen Perubahan dapat disinergikan dengan kurikulum dan program pengembangan kompetensi guru. Dengan demikian, gagasan tentang inovasi pendidikan dan semangat menulis dapat diterapkan di lingkungan sekolah.
Peluncuran buku menghadirkan dua pembicara yakni Zulqarnain dari Radar Banjarmasin dan Cerpenis Kalsel Rafii Syihab. Kegiatan itu dimoderatori oleh jurnalis dan musisi Puja Mandela.





