INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Banjarmasin menempati posisi kedua sebagai kota dengan konsumsi sayur matang tertinggi di Indonesia. Data tersebut dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) melalui indikator konsumsi pangan masyarakat di berbagai kota.

Berdasarkan data tersebut, rata-rata konsumsi sayur matang masyarakat Banjarmasin mencapai 0,68 porsi per kapita per minggu.

Angka tersebut menempatkan kota ini tepat di bawah Tanjung Pinang yang berada di peringkat pertama dengan konsumsi sekitar 1,4 porsi per kapita per minggu.

Baca juga: Resep Bingka Barandam Khas Banjar, Legit dan Manis

Capaian ini menunjukkan bahwa masyarakat Banjarmasin masih memiliki kebiasaan mengonsumsi sayur dalam menu sehari-hari.

Beragam hidangan khas seperti sayur bening, tumis kangkung, hingga berbagai olahan sayur rumahan masih mudah ditemukan di warung makan maupun rumah tangga.

Selain itu, budaya makan bersama keluarga serta ketersediaan warung makan yang menyajikan menu rumahan turut mendukung tingginya konsumsi sayur matang di kota yang dikenal dengan julukan Kota Seribu Sungai tersebut.

Dalam daftar yang sama, sejumlah kota lain seperti Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta juga masuk dalam tujuh besar kota dengan konsumsi sayur matang tertinggi di Indonesia.

Temuan ini menjadi gambaran menarik mengenai pola makan masyarakat perkotaan di Indonesia.

Selain itu, data tersebut menunjukkan bahwa warga Banjarmasin masih mempertahankan kebiasaan mengonsumsi makanan yang relatif seimbang dalam kehidupan sehari-hari.

Author