INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan menggelar peringatan Hari Narkotika Internasional (HANI) di Mahligai Pancasila Banjarmasin, Kamis (26/6/2025) malam.
Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Adi Santoso, menyampaikan peringatan ini menjadi momentum penting untuk mendorong gerakan masif dalam pencegahan dan rehabilitasi narkoba di tengah masyarakat.
Pihaknya memastikan bahwa upaya tersebut akan mendapatkan dukungan dari BNNP dan Polda Kalimantan Selatan beserta seluruh jajarannya.
“Yang terpenting, dukungan masyarakat luas untuk upaya pencegahan terkait bahaya narkoba di Kalimantan Selatan bisa terlaksana dengan baik,” jelas Adi Santoso kepada sejumlah wartawan seusai acara.

Baca juga: Gereja Katedral Keluarga Kudus Banjarmasin Ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya Kota
Baca juga: Transformasi Digital Layanan JKK, BPJS Batulicin Kenalkan Aplikasi New e-PLKK
Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Kalsel, Rakhmadiansyah, menegaskan peringatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk penghormatan terhadap para korban penyalahgunaan narkoba.
Ia menjelaskan BNN secara nasional melakukan penelitian setiap tahun ganjil. Saat ini, BNN tengah menyusun data terbaru untuk tahun 2025.
Berdasarkan data terakhir pada 2019, Kalimantan Selatan menempati peringkat kesembilan tertinggi di Indonesia dengan jumlah penyalahgunaan narkoba mencapai 57.723 orang.
“Untuk tahun ini (di Kalsel) memang angka penyalahgunaan narkoba itu banyak menyerang di kalangan remaja. Berdasarkan hasil penelitian BRIN bekerjasama dengan BNN, penyebabnya oleh kedekatan pergaulan,” ungkap Rakhmadiansyah.
Menanggapi tren tersebut, Rakhmadiansyah menjelaskan beberapa program nasional BNN yang fokus pada upaya pencegahan di kalangan pelajar.
“BNN punya program nasional yaitu Teman Sebaya dan softskill. Kita memberikan pelatihan, terutama kepada anak-anak sekolah baik dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas untuk menangkal dan menolak ajakan dari teman-temannya (menggunakan narkoba),” tandasnya.
Sebagai informasi, peringatan HANI 2025 ini diawali dengan sesi virtual meeting yang terhubung dengan agenda nasional BNN di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Kemudian, dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada Forkopimda dan penampilan teatrikal puisi renungan narkoba dari Gema Harmoni SMAN 11 Banjarmasin.