INTERAKSI.CO, Banjarbaru – Bukan milik, Pemerintah Kota Banjarbaru, Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang berada di kawasan Jalan Golf terpaksa ditutup dan dipindahkan.
Penutupan dilakukan, karena status lahan bukan milik Pemerintah dan telah diminta kembali oleh pemiliknya.
Pemkot Banjarbaru mengalihkan ke ketiga TPS lainnya yakni TPS By Pass Lingkar Utara, TPS Jalan Sidomulyo, dan TPS PDU Loktabat Utara.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru, Sirajoni mengungkap, penutupan TPS itu dilakukan karena lahan yang selama ini digunakan merupakan milik PT Angkasa Pura dan telah diminta untuk dimanfaatkan kembali.
“Ya, kemarin kan tanah untuk lokasi TPS Golf itu kepemilikannya adalah Angkasa Pura. Jadi sudah lama Angkasa Pura itu mau memakai tanah tersebut,” ujarnya, Kamis (24/12).
Ia mengakui, bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) telah beberapa kali meminta waktu untuk mencari lokasi pengganti. Namun permintaan tersebut akhirnya tidak dapat dipenuhi lebih lama. Hingga akhirnya ditutup.
Terkait masih ditemukannya tumpukan sampah di area tersebut pasca penutupan, karena sampah itu berasal dari pembuangan liar oleh oknum warga.
“Kalau perkara kemarin ada tumpukan-tumpukan sampah itu sebenarnya sampah liar. Karena sebetulnya itu sudah kita tutup disana, cuma warganya aja yang masih membuang disana. Tetapi sudah kami bersihkan lagi,” jelasnya.
Demikian, Pemerintah pun mengimbau masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di lokasi TPS Jalan Golf, karena titik pembuangan resmi telah dipindahkan.
“Kami berharap juga pada kesempatan ini agar warga tidak lagi membuang sampah disana, karena lokasi membuang di TPS itu dipindahkan ke beberapa lokasi TPS lain,” imbaunya.
Menurutnya, untuk wilayah Liang Anggang dan sekitarnya, sejumlah TPS masih tersedia dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Kita masih ada TPS-TPS di daerah Liang Anggang Landasan Ulin, TPS di Jalan Lingkar Utara juga ada dan di TPS Sidomulyo,” sebutnya.
Ia juga memastikan, rencana Pemerintah untuk penyediaan TPS pengganti bagi warga Liang Anggang tetap disiapkan, meski membutuhkan proses dan waktu.
“Ada, akan kita siapkan. Tapi kan untuk menyiapkan TPS-nya bukan hal yang mudah. Kita harus menyiapkan lahannya dulu, dan kesiapan-pesiapan infrastruktur lainnya,” ungkapnya.
Terakhir, ia berpesan agar masyarakat dapat mematuhi titik pembuangan yang telah ditetapkan demi menjaga kebersihan lingkungan dan ketertiban pengelolaan sampah di Kota





