INTERAKSI.CO, Satui – Seorang pria berinisial S (43) ditemukan bersimbah darah dengan sejumlah luka bacok di samping sebuah bengkel di Desa Wonorejo, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, pada Sabtu (17/5/2025).
Peristiwa tragis ini diduga dipicu oleh pertengkaran terkait kelapa. Korban S menuduh pelaku, yang juga berinisial S (49), telah mencuri kelapa dari lahan yang bukan miliknya.
Merasa tersinggung, pelaku mengklaim bahwa dirinya telah membayar kepada pemilik lahan, lalu pulang untuk mengambil sebilah celurit.
Tak lama kemudian, pelaku kembali ke lokasi dan langsung menyerang korban secara brutal. Bacokan mengenai punggung kiri dan kanan, tangan kiri, kaki kanan, hingga bokong korban.
Saksi mata bernama Mardi yang berada di lokasi kejadian mengatakan bahwa korban terlihat lemas dan pucat. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Angsana, namun dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.
Baca juga: Polisi Gerebek Kurir Narkoba di Banjarmasin Barat, Sita Puluhan Paket Sabu
Kapolsek Satui, AKP Hardaya, mengungkapkan bahwa pelaku berhasil ditangkap hanya beberapa jam setelah kejadian.
“Pelaku ditangkap sekitar pukul 17.00 WITA di Desa Wonorejo oleh tim gabungan Unit Reskrim, Unit Intelkam, dan Bhabinkamtibmas Polsek Satui,” ujar AKP Hardaya dalam laporan tertulisnya.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain sebilah celurit lengkap dengan kumpangnya, satu lembar kaus, celana pendek hitam, serta sebuah topi berwarna krem.
Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Satui dan dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, subsider Pasal 338 jo Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian.