INTERAKSI.CO, Kotabaru – Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru menggelar pelayanan kesehatan bergerak (PKB) di Puskesmas Pamukan II, Kecamatan Pamukan Utara, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan ini menghadirkan dokter spesialis dari RSUD Sengayam untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, terutama warga yang menghadapi kendala jarak dan kondisi geografis.
Pelayanan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru Muhammad Ukas, anggota DPRD Kotabaru Komisi III Rahmad, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Irfani Patenrengi, Kepala Puskesmas Pamukan II, serta jajaran tenaga kesehatan dan manajemen RSUD Sengayam.
Tim medis menghadirkan tiga dokter spesialis, yakni spesialis penyakit dalam, spesialis anak, serta spesialis obstetri dan ginekologi atau kandungan. Pelayanan ini didampingi Plt Direktur RSUD Sengayam Akhmad Saleh.
Berdasarkan data pelaksanaan kegiatan, sebanyak 253 pasien mendapatkan pelayanan dokter spesialis penyakit dalam. Sementara itu, layanan dokter spesialis anak menangani 69 pasien dan dokter spesialis kandungan melayani 64 pasien.
Dengan demikian, total tercatat 386 kunjungan pada tiga layanan spesialistik tersebut.
Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat menjalani pemeriksaan kesehatan, berkonsultasi dengan dokter, memperoleh deteksi dini penyakit, serta mendapatkan penanganan sesuai indikasi medis tanpa harus selalu menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit.
Perkuat Akses dan Pemerataan Layanan Kesehatan
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru Muhammad Ukas mengatakan, pelayanan kesehatan bergerak merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperluas akses layanan kesehatan, termasuk pemeriksaan oleh dokter spesialis.
Menurutnya, jarak dan kondisi geografis tidak seharusnya menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan kesehatan yang dibutuhkan.
Ukas juga mengapresiasi para dokter spesialis RSUD Sengayam, manajemen rumah sakit, Puskesmas Pamukan II, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, DPRD, serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia menegaskan, sinergi antara rumah sakit dan puskesmas perlu terus diperkuat. Kerja sama itu tidak hanya berfokus pada pelayanan langsung, tetapi juga mencakup tindak lanjut hasil pemeriksaan, kesinambungan pengobatan, dan rujukan bagi pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Selain pelayanan medis, tim kesehatan juga memberikan edukasi kesehatan kepada siswa SDN Sebango dan SMPN 2 Pamukan Utara. Materi edukasi mencakup pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia dini.
Keberhasilan pelayanan kesehatan bergerak tidak hanya diukur dari jumlah pasien yang dilayani, tetapi juga dari manfaat pemeriksaan, deteksi dini masalah kesehatan, dan tindak lanjut sesuai kebutuhan medis. Masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan akan diarahkan melalui mekanisme rujukan yang berlaku.
Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap kolaborasi antara Dinas Kesehatan, rumah sakit, dan puskesmas terus berkembang agar layanan kesehatan yang bermutu, aman, dan sesuai kebutuhan masyarakat dapat menjangkau lebih banyak warga, termasuk di wilayah dengan tantangan geografis.





