INTERAKSI.CO, Kotabaru – Rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan resmi berakhir melalui malam puncak di Panggung Utama Kotabaru, Rabu (7/10/2026) malam.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan sekaligus memberikan apresiasi kepada anggota Gerakan Pramuka yang telah mengikuti berbagai agenda pembinaan dan perlombaan.

Peringatan tersebut mengusung semangat “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan” dengan tema “Tut Wuri Handayani”, yang bermakna memberikan dorongan dari belakang.

Malam penutupan berlangsung meriah dengan pertunjukan Wayang Madihin khas Kalimantan Selatan, disusul penampilan musik Jaz, Three Zone feat. Rendy, serta kolaborasi Tari Kolosal dan Calung Tunas Nusantara.

Acara juga diisi pemutaran video kilas balik kegiatan, laporan panitia, pengumuman dan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba, sambutan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kotabaru, serta foto bersama.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kotabaru sekaligus Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kotabaru, Syairi Mukhlis, Sekretaris Daerah Kotabaru Eka Saprudin, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala satuan kerja perangkat daerah, pengurus Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan, pengurus Kwarcab dan Kwartir Ranting, serta para pembina, pelatih dan anggota Pramuka.

Sekitar 2.000 Anggota Pramuka Ikuti Berbagai Kegiatan

Ketua Panitia Pelaksana H. Ahmad Fitriadi dalam laporannya menyampaikan bahwa rangkaian Hari Pramuka ke-65 diisi dengan kegiatan pembinaan, perkemahan dan perlombaan yang melibatkan sekitar 2.000 anggota Pramuka dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.

Salah satu kegiatan utama adalah Kemah Bakti Pelajar 2026 di Bumi Perkemahan Bina Bamega, Sungai Belingkar, Desa Sigam. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 420 anggota Pramuka Penggalang.

Selain itu, panitia menggelar Perkemahan Bakti Tingkat Cabang Saka Bakti Husada di kawasan Pantai Gedambaan dengan jumlah peserta sekitar 230 Pramuka Penegak.

Berbagai perlombaan turut diselenggarakan untuk mengasah keterampilan, kreativitas, kedisiplinan dan kerja sama peserta. Lomba tersebut meliputi semaphore, memasak, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) pembidaian, yel-yel, pionering, standar tenda, kreativitas, serta kerapian dan kebersihan.

Rangkaian kegiatan itu menjadi sarana bagi anggota Pramuka untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menerapkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.

Syairi Mukhlis Tekankan Pengabdian dan Persaudaraan

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kotabaru Syairi Mukhlis menyampaikan rasa syukur dan bangga karena Kotabaru dipercaya menjadi tuan rumah peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang berkumpul dan berkompetisi, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter, kemandirian, semangat pengabdian, serta memperkuat persaudaraan di kalangan generasi muda.

“Acara boleh berakhir, tetapi persaudaraan jangan berakhir. Kegiatan boleh selesai, tetapi pengabdian jangan berhenti,” pesan Syairi.

Ia juga mengajak seluruh anggota Pramuka untuk menerapkan pengalaman dan nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan di sekolah, pangkalan, maupun lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Teruslah belajar, teruslah berkarya, teruslah mengabdi dan teruslah menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi orang lain,” lanjutnya.

Dengan berakhirnya malam puncak tersebut, seluruh rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Kotabaru resmi ditutup. Semangat kepramukaan diharapkan terus tumbuh melalui pendidikan karakter, penguatan persaudaraan dan pengabdian kepada masyarakat.

Author