INTERAKSI.CO, Banjarbaru – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarbaru mencatat realisasi investasi berhasil menembus angka Rp1,029 triliun, jauh melampaui target yang telah ditetapkan.

Capaian tersebut menjadi tonggak sejarah bagi Kota Idaman, lantaran untuk pertama kalinya nilai investasi yang masuk melampaui angka Rp1 triliun. Kepala DPMPTSP Banjarbaru, Bambang Supriyanto, menyebut pencapaian ini sebagai hasil dari membaiknya iklim usaha dan kepercayaan investor terhadap Banjarbaru.

“Alhamdulillah, realisasi investasi Banjarbaru tahun ini berhasil menembus lebih dari Rp1 triliun. Ini merupakan capaian yang sangat membanggakan,” ujarnya, Rabu (21/1).

Baca juga: Bantuan Masyarakat Banjarbaru untuk Korban Banjir Sumatra Telah Disalurkan Pemkot

Bambang menjelaskan, realisasi investasi tersebut jauh melampaui target Pemerintah Kota Banjarbaru sebesar Rp410 miliar maupun target Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebesar Rp710 miliar. Jika dibandingkan dengan target kota, capaian investasi meningkat hingga 251,20 persen, sementara terhadap target provinsi mencapai 144,98 persen.

Lonjakan investasi ini juga mendapat apresiasi dari Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby. Menurutnya, capaian Rp1,029 triliun menjadi bukti nyata meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha dan kemudahan berinvestasi di Banjarbaru.

“Ini membuktikan bahwa Banjarbaru semakin dipercaya sebagai daerah tujuan investasi. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam pembangunan daerah,” kata Lisa.

Ia menekankan pentingnya pemetaan sektor-sektor penyumbang investasi, mulai dari jasa, perdagangan, hingga infrastruktur pendukung Ibu Kota Negara (IKN). Pemetaan tersebut dinilai strategis sebagai dasar penentuan arah dan fokus kebijakan investasi pada 2026.

Selain pertumbuhan nilai investasi, Wali Kota juga mengingatkan agar dampak investasi dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM di sekitar lokasi usaha dan proyek investasi.

Lisa juga mendorong agar capaian investasi ini terus dipublikasikan secara luas melalui media massa dan media sosial resmi pemerintah daerah, guna menarik minat investor yang lebih besar ke Banjarbaru. Di sisi lain, penguatan layanan perizinan berbasis digital diminta terus dilakukan agar iklim investasi yang positif tetap terjaga dan berkelanjutan.

Author