INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Kebakaran melanda kawasan RT 31 Kompleks DPR, Kelurahan Belitung Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, Selasa (20/10/2026) pagi.
Insiden tersebut menghanguskan satu rumah besar dan sebuah warung, serta menyebabkan satu bangunan bedakan tiga pintu mengalami kerusakan berat.
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Banjarmasin bersama puluhan unit Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) dikerahkan untuk memadamkan api.
Setelah kobaran berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pembasahan di sejumlah titik guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Sekitar pukul 06.05 WITA, proses pembasahan mulai dihentikan secara bertahap.
Ketua RT 31, Lusiana, mengatakan terdapat tiga bangunan utama yang terdampak dalam peristiwa tersebut. Selain rumah besar dan warung milik warga bernama Roni, api juga merusak bangunan bedakan tiga pintu yang berada di belakang rumah.
“Ada tiga bangunan, satu rumah besar ini, kemudian ada warung Pak Roni, sama ini tiga pintu bedakan. Di sebelah ada juga beberapa terdampak,” ujar Lusiana di lokasi kejadian.
Rumah besar yang terbakar diketahui sudah lama tidak ditempati pemiliknya. Bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu itu hangus terbakar dan menyisakan puing-puing arang.
Menurut Lusiana, rumah tersebut merupakan milik seorang perempuan bernama Mila yang tinggal di kawasan HKSN. Pihaknya berencana menghubungi pemilik untuk menyampaikan informasi mengenai kebakaran tersebut.
“Ini sudah lama tidak ditempati. Pemiliknya Ibu Mila, orangnya di HKSN. Kami akan hubungi untuk memberi tahu,” katanya.
Api Cepat Merambat ke Bangunan Sekitar
Lokasi kebakaran berada tidak jauh dari tepian Sungai Jafri Zam-zam. Kedekatan dengan sungai membantu petugas mendapatkan pasokan air selama proses pemadaman.
Namun, material kayu yang mendominasi rumah membuat api cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.
Sementara itu, bangunan bedakan yang terbuat dari beton mengalami kerusakan pada bagian atap. Bangunan tersebut juga terdampak panas dan proses pemadaman yang dilakukan petugas.
Sejumlah bangunan lain di sekitar lokasi turut terdampak, meskipun tingkat kerusakannya belum dirinci.
Hingga proses penanganan berlangsung, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi telah memasang garis polisi di area terdampak dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal untuk mengumpulkan keterangan serta menyelidiki sumber api.
Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai total kerugian akibat kebakaran tersebut.





