INTERAKSI.CO, Banjarbaru – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Kota Banjarbaru.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi langsung antara Pemerintah Kota Banjarbaru dengan Pemerintah Pusat.

Sekretaris Jenderal Kemensos RI, Robben Rico, mengatakan kehadiran Kemensos di Banjarbaru dilakukan atas arahan langsung Menteri Sosial, menyusul laporan kondisi banjir yang disampaikan Wali Kota Banjarbaru.

“Ini adalah hasil koordinasi langsung dengan Wali Kota Banjarbaru. Meski wilayah Banjarbaru tidak seluas daerah lain, dampak banjir tetap dirasakan masyarakat, terutama di kawasan perkotaan yang padat penduduk,” ujar Robben Rico, Kamis (8/1).

Baca juga: Sebagian Warga Terdampak Banjir di Landasan Ulin Timur Bertahan di Rumah

Bantuan yang disalurkan meliputi sembako, kasur, family kit, makanan siap saji, selimut, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya.

Berdasarkan hasil pendataan dan koordinasi di lapangan, tercatat sekitar 900 warga terdampak banjir dan membutuhkan perhatian serta dukungan pemerintah.

“Atas perintah Menteri Sosial, kami hadir untuk membantu. Jangan dilihat dari jumlahnya, tetapi setidaknya bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Banjarbaru yang terdampak bencana,” jelasnya.

Selain penyaluran bantuan langsung, Kemensos juga menyiapkan buffer stock atau cadangan logistik sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kondisi darurat lanjutan atau bencana susulan.

Logistik tersebut disalurkan melalui Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru sebagai instansi teknis penanganan bencana.

“Logistik yang disiapkan antara lain kasur dan tenda, yang dapat dimanfaatkan sewaktu-waktu untuk kebutuhan pengungsian maupun penanganan darurat di lapangan,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Sosial atas respons cepat dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat Banjarbaru.

Menurutnya, dukungan dari pemerintah pusat sangat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan bencana serta memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi.

“Kami berharap sinergi antara Pemerintah Pusat dan daerah terus terjaga, tidak hanya dalam penanganan bencana, tetapi juga pada tahap pemulihan pascabencana agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal,” tutupnya.

Author