INTERAKSI.CO, Batulicin – Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Tanah Bumbu, Abdul Rahim, menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya kasus perundungan (bullying) di satuan pendidikan.

Ia berharap kampanye anti-bullying terus disuarakan secara masif agar lingkungan belajar menjadi lebih aman dan nyaman bagi peserta didik.

Menurut Abdul Rahim, perhatian terhadap isu anti-bullying sangat penting demi masa depan generasi muda di Kabupaten Tanah Bumbu. Ia menilai kasus perundungan di sekolah merupakan ancaman nyata bagi tumbuh kembang anak.

“Peristiwa bullying tidak boleh dianggap sepele, karena hal tersebut dapat berdampak pada rusaknya kepercayaan diri anak, kondisi psikologis, bahkan masa depan peserta didik,” ujarnya.

Abdul Rahim menegaskan bahwa sudah saatnya budaya negatif tersebut dihentikan.

“Anak-anak harus merasa aman dan dihargai di sekolah. Mereka berhak tumbuh dalam lingkungan yang mendidik, bukan menakutkan,” tegasnya di Batulicin, Kamis (13/11/25).

Ia juga mengimbau agar kampanye anti-bullying di sekolah maupun pesantren digalakkan secara berkelanjutan.

“Kita ingin menciptakan lingkungan belajar yang penuh kasih, aman, dan inklusif. Pendidikan bukan hanya soal nilai akademik, tetapi juga tentang membentuk karakter yang berempati, saling menghormati, dan bebas dari kekerasan,” pungkas Abdul Rahim.

Author