INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Kodim 1007/Banjarmasin resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 TA 2025.

Upacara penutupan dipimpin Kasdam VI/Mulawarman, Brigjen TNI Ari Aryanto, di halaman Balai Kota Banjarmasin, Kamis (21/8/2025).

Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya TMMD ke-125 yang salah satu titik kegiatannya berada di Kelurahan Mantuil.

“Atas nama Pemerintah Kota Banjarmasin, Pak Wali Kota dan jajaran, kami mengucapkan terima kasih kepada TNI yang telah melaksanakan TMMD di Kuin Kecil,” ujar Ananda.

Menurutnya, pemerataan pembangunan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah daerah sendiri, melainkan memerlukan kerjasama dari berbagai pihak. TMMD, kata dia, menjadi bukti nyata kolaborasi tersebut.

Pemkot Banjarmasin
Upacara penutupan TMMD ke-125 di Balai Kota Banjarmasin. Foto: Media Center Banjarmasin

Baca juga: Kunjungi Polda Kalsel, Kapolri Resmikan Gedung SPPG – Dorong Persiapan Menuju Indonesia Emas 2045

Baca juga: Akaracita Tutup Fase Hulu FMTI Antasan Banjar 2025

Ia mengingat kembali, sejak 2018 Kelurahan Kuin Kecil yang dulunya terisolasi kini mulai terbuka aksesnya berkat program TMMD.

“Alhamdulillah, sejak saat itu kawasan ini terus berkembang dan masyarakat juga sangat mengapresiasi. Bahkan mereka ikut membantu tanpa diminta,” ungkapnya.

Hj. Ananda berharap, hasil pembangunan yang telah diwujudkan dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Ia juga menegaskan komitmen untuk terus mengupayakan pemerataan pembangunan di wilayah lain.

“Insya Allah pembangunan akan terus kita kembangkan, termasuk nantinya di wilayah Mantuil,” imbuhnya.

Sejalan dengan itu, Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Ari Aryanto menilai TMMD ke-125 di Kota Banjarmasin memberi dampak besar bagi masyarakat, khususnya di Kuin Kecil.

Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda dan Dandim 1007/Banjarmasin, Kolonel Inf Sigit Purwoko setelah menandatangani serah terima hasil TMMD ke-125. Foto: Media Center Banjarmasin

Menurutnya, pembangunan jalan usaha tani akan mempermudah akses warga dalam mengangkut hasil panen.

“Jalan yang digunakan sehari-hari untuk masyarakat khususnya untuk pengangkutan hasil-hasil panen. Mudah-mudahan dengan adanya jalan itu masyarakat lebih mudah untuk mengangkut hasil panen ke kota,” ujarnya.

Selain pembukaan jalan sepanjang 632 meter, TMMD ke-125 juga membangun jembatan beton sepanjang 7 meter, dua unit gorong-gorong, serta merehabilitasi musala dan menambah fasilitas MCK umum di Kuin Kecil.

Brigjen Ari menekankan, perbaikan infrastruktur ini tidak hanya membuka keterisolasian wilayah, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kalau itu jalannya sudah bagus, infrastruktur cukup bagus. Mungkin bukan hanya pertaniannya saja, nanti bisa digabungkan dengan potensi lain di Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Dirinya berharap, hasil pembangunan dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik.

“Mudah-mudahan nanti ke depannya bisa dilanjutkan lagi, karena wilayah seperti Kuin Kecil ini termasuk daerah terluar di Banjarmasin yang membutuhkan perhatian lebih,” pungkasnya.

Author