INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Sejumlah kelompok massa aksi di Banjarmasin memilih menggelar konsolidasi akbar sebelum turun ke jalan.
Pertemuan yang berlangsung pada Jumat malam (29/8/2025) ini menjadi wadah untuk membahas arah gerakan serta isu-isu yang akan diperjuangkan.
Menurut salah satu peserta, agenda utama masih berfokus pada konsolidasi internal. Mereka menilai situasi sosial dan ekonomi saat ini membutuhkan respon kolektif yang tegas.
“Kami ingin memastikan strategi yang disusun benar-benar berpihak pada rakyat,” ungkap seorang peserta yang enggan disebutkan namanya.
Baca juga: ABK TB Harlina 105 Hilang di Sungai Barito, Pencarian Masih Berlanjut
Selain persoalan ekonomi, massa juga menegaskan komitmennya untuk mengawal kasus meninggalnya Affan Kurniawan. Mereka menuntut pertanggungjawaban dari pihak-pihak terkait agar proses hukum berjalan transparan dan adil.
Tak hanya isu nasional, konsolidasi ini juga menyinggung persoalan lokal, khususnya penolakan terhadap rencana penetapan Taman Nasional Meratus.
Rencana tersebut dianggap berpotensi mengancam kehidupan masyarakat adat yang bergantung pada kawasan tersebut.
Dengan adanya pertemuan ini, publik kini menanti langkah selanjutnya. Apakah konsolidasi ini akan segera berujung pada aksi turun ke jalan, dan bagaimana bentuk tuntutan yang akan mereka bawa menjadi perhatian bersama.