INTERAKSI.CO, Banda Aceh – Tim layanan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Tamiang menyalurkan bantuan paket alat kebersihan kepada sejumlah sekolah yang masih terdampak banjir dan dipenuhi lumpur di Kecamatan Seruway.

Koordinator Layanan PMI Aceh Tamiang Waly Umar mengatakan bantuan tersebut diberikan agar pihak sekolah bersama masyarakat dapat segera membersihkan sisa lumpur dan kotoran akibat banjir.

“Bantuan alat kebersihan ini kami salurkan agar pihak sekolah bersama masyarakat dapat segera membersihkan sisa lumpur dan kotoran akibat banjir,” kata Waly Umar di Aceh Tamiang, Sabtu.

Baca juga: Pemerintah Batasi Akses Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret 2026

Bantuan yang disalurkan berupa berbagai perlengkapan kebersihan untuk mendukung kegiatan pembersihan lingkungan sekolah agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan secara normal.

Paket bantuan yang didistribusikan meliputi empat gerobak sorong, 40 sapu lidi, 40 sikat lantai, 40 kain pel, 10 cangkul, 40 serokan, 10 serokan air, serta 40 sekop.

Bantuan tersebut disalurkan kepada empat sekolah di Kecamatan Seruway yang hingga kini masih terdampak banjir dan endapan lumpur, yaitu SDN Mabar, SDN Paya Udang, SDN Seruway, dan SDN Gelung.

Menurut Waly Umar, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PMI dalam mendukung pemulihan lingkungan sekolah pascabencana.

“Kami berharap kegiatan belajar mengajar bisa segera kembali berjalan dengan nyaman dan aman bagi para siswa,” ujarnya.

PMI Aceh Tamiang juga menegaskan komitmennya untuk terus membantu masyarakat dalam berbagai situasi darurat, termasuk mendukung proses pemulihan melalui bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana.

Sementara itu, Kepala SDN Mabar Suryani menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan PMI Aceh Tamiang.

“Kondisi sekolah kami sebelumnya dipenuhi lumpur akibat banjir, sehingga alat kebersihan ini sangat membantu kami dan masyarakat dalam membersihkan lingkungan sekolah agar anak-anak dapat kembali belajar dengan nyaman,” katanya.

Author