INTERAKSI.CO, Kutai Barat – Perjuangan 43 jam perjalanan tak sia-sia bagi tim Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Tanah Bumbu.

Mereka pulang membawa juara 2 kategori perahu naga 1000 meter Pelajar di ajang bergengsi Festival Danau Kelumpang, Kutai Barat, 9–11 Agustus 2025.

Demi mengikuti festival ini, rombongan menempuh perjalanan darat dari Tanah Bumbu ke Samarinda selama 15 jam naik bus, lalu melanjutkan 28 jam perjalanan kapal menuju Kutai Barat.

“Cuma datang ke acara Festival Danau Kelumpang itu memerlukan waktu yang lama,” kata atlet dayung Tanah Bumbu, Eka Absari, saat dihubungi Interaksi.co, Selasa (12/8/2025) malam.

Meski lelah, perjuangan itu terbayar. Eka mengaku bangga, walau belum sepenuhnya puas.

“Potensi juara satu harusnya bisa digapai. Performa tim juga terpengaruh karena belum terbiasa dengan lintasan tanding,” ujarnya.

Atlet PODSI Tanah Bumbu saat mengikuti Festival Danau Kelumpang 2025. Foto: Eka Absari untuk Interaksi.co

Baca juga: KONI Tanah Bumbu Matangkan Persiapan Hadapi Porprov XII Kalsel 2025 di Pelaihari

Baca juga: PWI Tanah Bumbu dan Kejaksaan Negeri Jalin Sinergi, Siap Berkolaborasi

Ketua PODSI Tanah Bumbu, Syamsisar, menjelaskan mereka menurunkan 27 atlet beserta tim ofisial, didominasi atlet muda kelahiran 2007 dan 2010. Tanah Bumbu menjadi satu dari lima kabupaten yang diundang resmi oleh penyelenggara.

“Ini menjadi ajang bergengsi bagi pelajar, kategori putra dan campuran sekaligus pemanasan sebelum try out menuju Porprov 2025 di Tanah Laut,” kata Syamsisar kepada Interaksi.co.

Dirinya pun mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, Ketua KONI Tanah Bumbu Adi Haidir Putra, dan Kadispora Tanah Bumbu.

“Tentu ini menjadi harapan untuk perkembangan olahraga air di Tanah Bumbu, mendukung visi misi di bidang olahraga. Supaya ke depan prestasi semakin meningkat dan menjadi lumbung atlet untuk Kalsel,” harapnya.

Author