INTERAKSI.CO, Banjarbaru – Polda Kalimantan Selatan berhasil mengungkap 135 pelaku tindak kriminal dalam Operasi Kepolisian Sikat 1 Intan 2025 yang digelar sejak 1 Mei.

Dalam konferensi pers di Mapolda Kalsel, Banjarbaru, Jumat (9/5/2025), Kapolda Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan operasi ini menargetkan aksi premanisme yang mengganggu ketertiban masyarakat.

Kapolda menyebut barang bukti yang diamankan antara lain 33 bilah senjata tajam, 106 botol miras, 117 butir obat terlarang (Seledryl dan ekstasi), 68 paket sabu, satu pucuk airsoft gun, serta beberapa kendaraan roda dua dan empat.

Dari berbagai jenis kasus yang diungkap, tindak pidana narkotika menjadi sorotan utama. Beberapa tersangka diketahui merupakan residivis narkoba dan pelaku penjualan obat terlarang.

Tak hanya itu, kasus pengancaman menggunakan airsoft gun juga mencuri perhatian. Dalam kasus ini, Polresta Banjarmasin menangkap pelaku yang mengancam warga hingga dilaporkan ke polisi.

Baca juga: Curi 260 Lembar Atap Prima Roof Milik Anggota Polri, Warga Kotabaru Diamankan

Operasi ini juga mengungkap berbagai kasus lainnya, seperti kepemilikan sajam (21 kasus), pencurian dengan pemberatan, perjudian, pengeroyokan, hingga pemerkosaan dan persetubuhan.

Kapolda memberikan apresiasi kepada jajaran Direktorat Reskrimum dan seluruh pihak yang terlibat, termasuk masyarakat serta media, atas dukungan terhadap operasi ini.

“Polda Kalsel dan jajaran akan terus berkomitmen memberantas aksi premanisme agar masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tegas Kapolda.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membawa senjata tajam dalam aktivitas harian karena dapat menimbulkan gangguan keamanan dan hukum.

Author