INTERAKSI.CO, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah menjaga roda perekonomian nasional tetap berjalan menjelang Idulfitri 2026. Arahan tersebut disampaikan saat memimpin sidang kabinet di Istana Negara, Jumat (13/3/2026).
Dalam rapat tersebut, Prabowo menegaskan bahwa di tengah ketidakpastian global dan krisis yang melanda sejumlah negara, pemerintah harus mampu menjaga stabilitas ekonomi serta memastikan masyarakat tetap merasa aman dan tenang.
Menurutnya, Indonesia masih memiliki kekuatan untuk mengatasi dampak krisis luar negeri sehingga aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat tidak boleh terhenti.
Presiden juga meminta seluruh kementerian dan lembaga melakukan berbagai persiapan menghadapi periode Lebaran, termasuk memastikan kelancaran arus mudik agar berjalan aman, nyaman, dan lancar.
Baca juga: Prabowo Targetkan Danantara Setor Rp800 Triliun per Tahun ke Negara
Selain itu, Prabowo menginstruksikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan serta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok selama masa Lebaran.
Pemerintah juga diminta memastikan ketersediaan bahan bakar minyak, pasokan listrik, serta stabilitas jaringan internet guna mendukung aktivitas masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran.
Tak hanya itu, Presiden menekankan pentingnya peningkatan pelayanan di berbagai titik transportasi seperti tempat istirahat, bandara, pelabuhan, dan stasiun guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.
Kepada Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Prabowo meminta agar aktif mempromosikan destinasi wisata nasional serta memantau langsung kondisi di lapangan selama masa libur Lebaran.
Menurut Presiden, penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci agar stabilitas ekonomi tetap terjaga serta masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.





