INTERAKSI.CO, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan akan membuka secara resmi Pasar Wadai Ramadan 1447 Hijriah.
Tidak hanya menghadirkan aneka kuliner berbuka puasa, pasar wadai tahun ini juga dipastikan semakin meriah dengan deretan hadiah besar atau doorprize bagi para pengunjung.
Kepala Diskoperindag Kotabaru, Risa Ahyani, mengatakan pihaknya menyiapkan berbagai hadiah menarik, mulai dari sepeda gunung, mesin cuci, air fryer, sepeda listrik, hingga dua unit sepeda motor Honda Vario 125. Seluruh hadiah tersebut akan diundi setiap pekan selama Ramadan.
Baca juga: Pemkab Kotabaru Gelar Pasar Murah untuk Tekan Inflasi dan Ringankan Beban Warga
Menurut Risa, program doorprize ini dirancang untuk meningkatkan minat masyarakat berkunjung ke pasar wadai sekaligus mendorong perputaran ekonomi pelaku UMKM lokal.
“Tentu saja kami ingin suasana Pasar Wadai Ramadan kali ini lebih ramai lagi. Jadi selain berburu menu buka puasa, pengunjung juga berkesempatan mendapatkan hadiah menarik. Harapannya, daya beli masyarakat meningkat dan UMKM ikut bergeliat,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).
Mekanisme mengikuti undian pun dibuat sangat mudah. Setiap pengunjung yang berbelanja minimal Rp20 ribu berhak mendapatkan satu kupon undian.
Bagi pengunjung yang bertransaksi menggunakan QRIS Bank Kalsel, akan memperoleh tambahan satu kupon untuk setiap kelipatan belanja dengan nominal yang sama.
Diskoperindag juga telah menetapkan jadwal pengundian hadiah secara bertahap. Pada 22 Februari 2026 akan diundi satu unit sepeda gunung. Kemudian pada 1 Maret 2026, pengundian mesin cuci dan air fryer. Selanjutnya 8 Maret 2026 satu unit sepeda listrik.
Pengundian berikutnya dijadwalkan pada 15 Maret 2026 dengan hadiah mesin cuci, dan puncaknya pada 17 Maret 2026 dengan pengundian dua unit sepeda motor Honda Vario 125.
Pasar Wadai Ramadan Kotabaru sendiri menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan masyarakat. Selain menjadi pusat jajanan khas Ramadan, kegiatan ini juga menjadi etalase produk UMKM daerah, mulai dari kuliner tradisional hingga makanan kekinian.
Pemerintah daerah berharap Pasar Wadai Ramadan 1447 Hijriah tidak hanya menjadi ruang rekreasi kuliner bagi warga, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi rakyat selama bulan suci, sekaligus memperkuat ekosistem UMKM di Kotabaru.





