INTERAKSI.CO, Banjarbaru – Di balik hiruk-pikuk aktivitas kota, sebuah kabar darurat sampai ke telinga Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby.

Seorang ibu rumah tangga bernama Anjani, warga Jalan Makmur, Kecamatan Liang Anggang, tengah berjuang menahan rasa sakit akibat tumor payudara yang telah pecah dan membutuhkan penanganan medis segera.

Laporan masyarakat itu diterima langsung oleh Wali Kota. Tanpa menunda waktu, Hj Erna Lisa Halaby langsung menginstruksikan Petugas Sosial Masyarakat (PSM) bersama Tim Dokter Rumah Sakit Daerah Idaman (RSDI) Banjarbaru untuk turun tangan. Bagi Wali Kota, kondisi Anjani bukan sekadar laporan, melainkan soal keselamatan nyawa.

“Ini menyangkut keselamatan jiwa. Dari laporan yang saya terima, kondisi pasien sudah cukup parah karena tumornya pecah. Maka saya minta petugas lapangan dan RS Idaman segera melakukan tindakan,” ujar Hj Erna Lisa Halaby, Minggu (25/1/2026).

Baca juga: Aduan Lewat DM, Wali Kota Banjarbaru Bantu Siswa Korban Perundungan

Langkah cepat tersebut membawa harapan bagi Anjani dan keluarganya. Setelah dievakuasi dan mendapatkan penanganan intensif, tim medis RSDI Banjarbaru segera melakukan operasi.

Kabar baik pun datang sehari kemudian. Operasi yang dilakukan pada Sabtu (24/01/2026) berjalan lancar.

“Alhamdulillah, informasi terakhir yang saya terima dari pihak rumah sakit, operasi telah dilakukan dan berjalan lancar. Terima kasih kepada tim dokter RS Idaman yang telah bekerja maksimal,” ucap Wali Kota dengan nada syukur.

Direktur RSDI Banjarbaru, dr Danny Indrawardhana, MMRS, menjelaskan bahwa Anjani didiagnosis menderita tumor phyllodes, jenis tumor payudara yang dapat tumbuh sangat cepat. Operasi dilakukan oleh dr Dyah Paramita, Sp.B, dengan hasil tumor berhasil diangkat sepenuhnya.

“Berat tumor yang diangkat mencapai 13,6 kilogram. Proses operasi berjalan dengan baik dan sesuai prosedur,” jelas dr Danny.

Meski operasi berhasil, perjuangan Anjani belum sepenuhnya usai. Saat ini, ia masih menjalani perawatan intensif dan pemantauan ketat di ruang ICU untuk memastikan kondisi pasca bedah tetap stabil.

“Kami berharap kondisi pasien semakin membaik dan dapat pulih sepenuhnya. Terima kasih kepada Ibu Wali Kota Banjarbaru atas kepercayaan yang diberikan, serta kepada seluruh tim medis RSDI yang telah memberikan pelayanan terbaik,” pungkasnya.

Kisah Anjani menjadi potret nyata bahwa kepedulian, kecepatan respon, dan kolaborasi antara pemerintah serta tenaga medis dapat menjadi penentu antara harapan dan keputusasaan. Sebuah sentuhan kemanusiaan yang hadir tepat waktu.

Author