INTERAKSI.CO, Banjarbaru – Warga binaan di Kalimantan Selatan mendapat hadiah remisi pada momen HUT ke-80 Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025).

“Hari ini sebanyak 6.780 warga binaan di Kalimantan Selatan menerima remisi dengan berbagai kategori, baik remisi umum, anak, maupun dasawarsa,” kata Gubernur Kalsel Muhidin dalam sambutannya sekaligus menyerahkan remisi.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga menekankan pemberian remisi tidak hanya sekadar pengurangan masa hukuman, melainkan menjadi motivasi agar warga binaan terus memperbaiki diri, dan benar-benar siap kembali berbaur dengan masyarakat setelah bebas.

Gubernur Kalsel, H. Muhidin saat menyerahkan remisi kepada penerima. Foto: Media Center Kalsel

Baca juga: PWI Tanah Bumbu Umumkan Peserta Lulus Seleksi Kemah Jurnalistik

Baca juga: Drama Kolosal “Nafiri Proklamasi” Warnai HUT ke-80 RI di Balai Kota Banjarmasin

Kemudian, ia menyoroti kondisi lapas di Kalimantan Selatan yang masih menghadapi persoalan kelebihan kapasitas. Idealnya, beber dia, lapas hanya menampung sekitar 4.382 orang, namun saat ini dihuni lebih dari 9.300 warga binaan.

“Dengan adanya remisi, setidaknya dapat membantu mengurangi beban jumlah penghuni, walau tetap diperlukan langkah-langkah strategis ke depannya,” jelasnya.

Khusus bagi narapidana penerima remisi yang langsung bebas, Pemprov Kalsel menyiapkan pendampingan dan pembinaan lanjutan. Mereka rencannanya akan difasilitasi program pemberdayaan berupa pelatihan keterampilan di Balai Latihan Kerja (BLK), hingga dukungan usaha kecil menengah akan menjadi perhatian agar mantan warga binaan bisa mandiri dan kembali produktif.

Muhidin juga turut mengapresiasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan, aparat penegak hukum, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta pihak lain yang telah berperan dalam pembinaan narapidana dan anak binaan.

“Ini adalah tugas bersama, bukan hanya Kemenkumham, tetapi juga sinergi semua pihak agar pembinaan berjalan optimal,” tambahnya.

Pemimpin nomor satu di Kalsel itu berharap momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI dan pemberian remisi ini menjadi titik balik bagi warga binaan untuk menata kehidupan yang lebih baik.

“Mari kita sama-sama menjaga agar mereka bisa kembali ke masyarakat dengan lebih siap, kuat menghadapi godaan, dan berkontribusi positif untuk pembangunan daerah,” tutupnya.

Author