INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, meninjau langsung lokasi terdampak pada Sabtu (3/1).

Peninjauan dipusatkan di RT 8, Sungai Lulut Dalam, Banjarmasin Timur. Pagi itu, air sudah merendam permukiman warga hingga hampir setengah lutut orang dewasa.

Yamin menyebut Sungai Lulut menjadi wilayah rawan karena memiliki lima aliran sungai yang saling terhubung dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Banjar. Lantas, membuat penanganan banjir tidak bisa dilakukan satu daerah saja.

“Kuncinya normalisasi dan perbaikan aliran sungai. Perlu kolaborasi lintas daerah, terutama dengan Kabupaten Banjar,” katanya.

Ia menegaskan normalisasi sungai harus dilakukan pada musim kemarau agar hasilnya maksimal. Pemkot juga telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) agar penanganan dilakukan lebih terencana.

Sementara itu, BPBD Kota Banjarmasin mencatat Sungai Lulut sebagai wilayah pertama yang terdampak banjir kiriman dari Martapura. Sebanyak 15 kepala keluarga dengan total 39 jiwa telah dievakuasi.

Saat ini, BPBD Kota Banjarmasin juga telah menyalurkan bantuan logistik dan menyiapkan dapur umum untuk warga terdampak.

Editor: Puja Mandela

Author