INTERAKSI.CO, Batulicin – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-126 dari Markas Besar TNI Angkatan Darat melakukan kunjungan kerja ke lokasi TMMD Kodim 1022/Tanah Bumbu di Desa Rejosari, Kecamatan Mentewe, Sabtu (1/11/2025).

Kunjungan ini dipimpin oleh Irut V/Bakti TNI Itter Itum Itjenad, Kolonel Inf Sambas, didampingi langsung oleh Komandan Kodim 1022 Tanah Bumbu, Letkol Inf Zierda Aulia Salam.

Kedatangan Tim Wasev bertujuan untuk meninjau secara langsung progres sejumlah pengerjaan fisik dan non-fisik yang telah digarap sejak 8 Oktober 2025.

Baca juga: Satgas TMMD Kodim 1022/Tanah Bumbu Bangun Fasilitas MCK untuk Warga Desa Rejosari

Berdasarkan peninjauan, berbagai sasaran fisik TMMD dikerjakan, meliputi pembangunan rumah, jalan, jembatan, hingga pembangunan tower air.

Dandim 1022 Tanah Bumbu, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, menjelaskan bahwa TMMD kali ini melibatkan 150 personel gabungan.

Pembangunan fisik kali ini difokuskan pada infrastruktur vital di antaranya pengerasan jalan sepanjang 1.245 meter dengan lebar 5,5 meter, pembuatan Tanggul Penahan Tanah (TPT) di kanan/kiri sepanjang 2.470 meter, dan pembuatan gorong-gorong plat Deker single sebanyak 2 titik.

“Selain itu, terdapat sasaran fisik tambahan berupa, rehabilitasi 1 unit mushola, rehabilitasi 2 unit rumah tidak layak huni, rehabilitasi 2 unit pos kamling, rehabilitasi 1 unit Mandi, Cuci, Kakus (MCK), dan pembuatan 5 titik sumur bor,” jelas Dandim.

Sementara itu, untuk pembangunan non-fisik, TMMD juga menggelar kegiatan sosial dan penyuluhan, seperti bakti sosial, pelayanan kesehatan, penyuluhan, hingga pengadaan pasar murah.

“Seluruh kegiatan ini semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik dan non-fisik di pedesaan, serta mempererat Kemanunggalan TNI-Rakyat,” tutup Letkol Inf Zierda Aulia Salam.

Usai melakukan pengawasan, Ketua Tim Wasev, Kolonel Inf Sambas, menyampaikan apresiasinya terhadap progres pekerjaan.

Ia menilai bahwa TMMD kali ini menyasar pada sasaran yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. “Baik pengerjaan fisik maupun yang pokok untuk masyarakat, saya lihat (pengerjaan) sudah hampir 100 persen,” beber Kolonel Sambas.

Ia juga menyoroti tingginya antusiasme dan kekompakan masyarakat dalam mendukung kegiatan TMMD. Harapannya, masyarakat dapat segera menikmati hasil dari kegiatan ini.

“Terutama untuk sebagai sarana transportasi darat untuk membawa hasil panen mereka, terutama di daerah perkebunan sawit ini,” tutupnya.

Author