INTERAKSI.CO, Batulicin – Pemkab Tanbu melalui Dinas Sosial resmi menyalurkan bantuan sosial (Bansos) bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia (Lansia) di Batulicin, Senin (12/1/25).

Program ini merupakan langkah nyata Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, dalam memperkuat jaring pengaman sosial bagi warga rentan.

Kepala Dinas Sosial Tanbu, Liana Hamita, yang mewakili Bupati Andi Rudi Latif, menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar rutinitas pemberian sembako.

Bupati menginginkan adanya perhatian menyeluruh terhadap kualitas hidup para penerima manfaat.

Dalam arahannya, Bupati menginstruksikan agar seluruh penerima bansos mendapatkan akses kesehatan yang layak.

Liana menekankan bahwa kondisi fisik dan kesehatan lansia serta disabilitas menjadi prioritas utama.

“Bupati berpesan agar penerima bansos tidak hanya menerima sembako, tetapi juga diperhatikan kondisi kesehatannya. Jika ada kesulitan mengakses fasilitas kesehatan, segera difasilitasi melalui Puskesmas maupun layanan kesehatan lainnya,” ujarnya.

Guna memastikan hal tersebut, Dinas Sosial akan berkoordinasi intensif dengan Dinas Kesehatan untuk menjamin hak pelayanan kesehatan warga miskin terpenuhi tanpa hambatan.

Tak hanya soal pangan dan kesehatan, Bupati Andi Rudi Latif juga meminta aparat desa untuk berperan aktif.

Saat penyaluran bantuan, aparat desa diwajibkan melakukan pendataan menyeluruh mengenai kondisi keluarga penerima.

Liana menjelaskan beberapa poin krusial yang menjadi perhatian Bupati yakni Kondisi Hunian, Pendidikan, dan Kemandirian Ekonomi.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Maulidah, merinci total bantuan yang diserahkan pada periode awal tahun 2025 ini, di antaranya Bansos Permakanan (Lansia & Disabilitas Miskin) sebanyak 69 Orang, Bansos Permakanan (SPM) sebanyak 5 Orang, Alat Bantu Disabilitas sebanyak 13 Orang, dan Bantuan Sandang sebanyak 13 Orang.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan sosial. Kami ingin memastikan kehadiran pemerintah dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Maulidah.

Author