INTERAKSI.CO, Jakarta – Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, resmi memiliki kampus Universitas Gunadarma melalui kolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan Otorita IKN.
Sebanyak 48 mahasiswa menjadi angkatan pertama yang mengikuti kuliah umum di Gedung N1 Universitas Gunadarma IKN, Senin (28/9/2026).
Kehadiran perguruan tinggi tersebut menjadi bagian dari upaya melengkapi ekosistem pendidikan di IKN, mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga perguruan tinggi.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengatakan keberadaan Universitas Gunadarma diharapkan memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mendukung perkembangan IKN sebagai kawasan perkotaan baru.
“Dengan adanya Gunadarma, ini (perguruan tinggi) akan melengkapi ekosistem pendidikan dari PAUD, SD, SMP, SMA, hingga universitas. Mudah-mudahan ekosistem perkotaan di IKN akan makin lengkap,” kata Basuki, dikutip dari situs resmi Otorita IKN, Senin (12/10/2026).
Pada angkatan pertama ini, lima mahasiswa dari masyarakat lokal mendapatkan beasiswa dari Universitas Gunadarma. Salah satunya Muhammad Latif, mahasiswa asal Kabupaten Penajam Paser Utara yang memilih program studi Teknik Sipil.
Latif mengatakan, mahasiswa angkatan pertama memiliki tanggung jawab untuk menjadi contoh bagi mahasiswa pada angkatan berikutnya. Ia juga menargetkan prestasi akademik sekaligus ingin menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami menjadi salah satu angkatan yang menjadi role model bagi adik kelas ke depannya. Rencana kami di bidang akademik tentu ingin mendapatkan IPK 4 dan menjadi salah satu inovator muda yang dapat berkontribusi besar di Indonesia, terutama di daerah Ibu Kota Nusantara,” ujarnya.
Delapan Program Studi di Universitas Gunadarma IKN
Universitas Gunadarma IKN saat ini memiliki delapan program studi yang dapat menjadi pilihan mahasiswa. Program tersebut meliputi Teknik Sipil, Sistem Informasi, Manajemen, Akuntansi, Psikologi, Arsitektur, Ilmu Komunikasi, dan Informatika.
Selain pengembangan program studi yang telah tersedia, Universitas Gunadarma juga berencana memperluas bidang pendidikan melalui kerja sama dengan FKUI, termasuk pengembangan program studi kedokteran di IKN.
Rektor Universitas Gunadarma, ES Margianti, mengatakan pihaknya bersama FKUI dan Otorita IKN akan mengupayakan pendirian Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) untuk pendidikan kedokteran.
Menurutnya, pengembangan tersebut akan disertai pendampingan dan penguatan kualitas akademik. Universitas Gunadarma juga berencana melanjutkan pembangunan fasilitas kampus N1 yang terdiri dari tiga bangunan.
“Kami bersama FKUI dan Otorita IKN akan bersama-sama mengupayakan pengembangan PSDKU untuk program studi kedokteran di IKN. Dan tentu saja, kampus N1 itu ada tiga bangunan yang ke depannya akan terus dilanjutkan. Di Jakarta, program kedokteran kami sudah terakreditasi unggul, yang baru ini juga harus berkembang dan terakreditasi unggul,” ujar Margianti.
FKUI Dorong IKN Menjadi Laboratorium Kehidupan
Dekan FKUI, Anna Rozaliani, berharap IKN dapat berkembang menjadi laboratorium kehidupan atau living laboratory bagi pendidikan, kesehatan, penelitian, teknologi, dan inovasi.
Ia menilai kolaborasi antarlembaga pendidikan dan Otorita IKN tidak hanya berfokus pada pembangunan institusi, tetapi juga pada pengembangan ekosistem yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Mudah-mudahan di IKN kita dapat bekerja sama dalam penelitian living laboratory yang mencakup pendidikan, penelitian, dan inovasi, sehingga menjawab permasalahan masyarakat,” kata Anna.
Melalui kolaborasi tersebut, pengembangan Universitas Gunadarma IKN diharapkan tidak hanya memperluas pilihan pendidikan tinggi, tetapi juga mendorong penelitian dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di Ibu Kota Nusantara.
Rencana pengembangan pendidikan kedokteran dan konsep living laboratory juga membuka peluang bagi IKN untuk menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, peneliti, dan pemerintah dalam bidang pendidikan serta kesehatan.





