INTERAKSI.CO, Batulicin – We Need More Space, sebuah event kolektif akan digelar pada 18 Mei 2025 di Owner Coffee and Space, Batulicin, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Acara yang digagas Batulicin Connection dan Lokatune ini menjadi ruang ekspresi bagi musisi, band, hingga pegiat seni di Batulicin untuk menampilkan karya.

We Need More Space nantinya akan diisi dengan talkshow bersama sejumlah pelaku kreatif di bidang musik.

Di sana akan ada Aris dari Goldigger dan Democrust, Ayub Simanjuntak, Creative Director dibalik Bilik Bersenyawa, hingga Richy Petroza dari Primitive Monkey Noose.

Dilanjutkan dengan hearing session sejumlah rilisan lagu terbaru band dan musisi Batulicin.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by BATULICIN CONNECTION (@batulicinconnection)


Band pop punk No Counter akan memperdengarkan single Esok Dunia Kan Menari, diikuti dengan Sang Perintis dari Primitive Monkey Noose, lagu yang didedikasikan untuk para pejuang nafkah hingga Puja Mandela, musikus sekaligus penulis, akan memperkenalkan Lagu untuk Nada, sebuah lagu yang ditulis sebagai pesan untuk sang anak, Nada.

Baca juga: Senja Djingga Siap Ramaikan Pensi di SMAN 1 Kusan Hilir

Tak hanya itu, pengunjung juga dapat menonton intimate gigs, stand-up comedy, penampilan DJ, hingga fun games fingerboard.

Rilisan fisik, merchandise band lokal, dan majalah juga tersedia di booth We Need More Space.

Sejumlah band akan tampil dalam intimate gigs ini. Di antaranya, No Counter, Primitive Monkey Noose, dan Senja Djingga.

Bagi warga Batulicin yang ingin menikmati dan mendengarkan karya musik musisi lokal Bumi Bersujud, event ini bisa menjadi pilihan di akhir pekan yang menarik.

Author