INTERAKSI.CO, Kalianda – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Lampung Selatan biasanya disibukkan dengan tugas memadamkan api atau mengevakuasi hewan liar.

Namun, Rabu (9/7/2025) dini hari, mereka menerima laporan yang cukup unik—permintaan warga untuk mengecek gangguan makhluk halus.

Seorang penghuni kos di Kecamatan Kalianda menghubungi Damkar karena merasa tidak tenang di tempat tinggalnya. Ia mengaku sering mendengar suara-suara aneh yang mengganggu ketenangannya, terutama saat malam tiba.

“Kami menerima laporan dari warga yang merasa terganggu oleh makhluk halus. Katanya, ada suara-suara tak wajar di kosan,” kata Rully Fikriansyah, Kepala Bidang Damkar Lampung Selatan.

Baca juga: Menag: Jalur Laut untuk Haji dan Umrah Masih Butuh Kajian Serius

Meski laporan tersebut di luar tugas pokok dan fungsi mereka, petugas Damkar tetap meluncur ke lokasi dengan pendekatan humanis. Mereka menyisir area kos-kosan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan si pelapor.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan ataupun bukti fisik yang mengarah pada gangguan yang dimaksud.

“Petugas kami sudah periksa, suasananya sepi. Tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan,” tambah Rully.

Rully menegaskan, meski Damkar identik dengan penanganan darurat seperti kebakaran, mereka tetap berkomitmen untuk hadir membantu masyarakat dalam berbagai bentuk kepedulian sosial.

“Bagi kami, membantu masyarakat tak melulu soal kebakaran. Jika ada warga yang merasa takut atau tidak aman, kami siap turun tangan,” tuturnya.

Kisah ini mungkin terdengar aneh, namun menunjukkan bahwa rasa aman dan nyaman warga adalah prioritas. Meski tidak menemukan hal gaib, respons cepat dan pendekatan empati dari Damkar patut diapresiasi.

Author