INTERAKSI.CO, Jakarta – Perum Bulog menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas pangan nasional melalui distribusi beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Direktur Utama Perum Bulog, Achmad Rizal Ramdhani, menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan beras karena penyaluran SPHP terus dilakukan secara maksimal untuk menjaga harga tetap terkendali.

“Kita pastikan distribusi beras SPHP berjalan lancar dan menyentuh langsung masyarakat. Jangan ragu, beras ini untuk kemaslahatan bersama,” ujar Rizal saat meninjau harga beras di Pasar Induk Rau, Serang, Banten, Rabu (20/8/2025).

Baca juga: Setya Novanto Bebas Bersyarat, Wajib Lapor hingga 2029

Dalam kunjungan tersebut, Rizal didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi. Mereka juga mengecek harga komoditas pangan lain seperti cabai, sekaligus memastikan rantai distribusi SPHP berjalan sesuai petunjuk teknis (Juknis) dan arahan Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas).

Bulog menyalurkan beras SPHP melalui beberapa jalur. Pertama, langsung ke pedagang pasar tradisional sebagai garda terdepan penjualan.

Kedua, melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) untuk memperkuat akses di tingkat desa. Distribusi juga melibatkan pemerintah daerah, TNI/Polri, serta jaringan ritel modern agar masyarakat kota maupun desa dapat dengan mudah memperoleh beras SPHP.

Kolaborasi ini diperkuat dengan dukungan kementerian, lembaga, dan BUMN lain untuk mempercepat penyaluran di seluruh Indonesia.

Hingga Desember 2025, Bapanas mengalokasikan stok 1,3 juta ton beras SPHP untuk Bulog, dengan realisasi penyaluran mencapai 45 ribu ton sejauh ini atau sekitar 7 ribu ton per hari.

Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi langkah Bulog. Menurutnya, harga beras yang stabil di pasaran tidak lepas dari peran distribusi SPHP.

“Beras SPHP dijual Rp12.000 per kg atau Rp60.000 per 5 kg. Harganya bahkan di bawah harga eceran tertinggi. Inilah yang membuat pasar tetap terkendali,” kata Tito.

Langkah Bulog memperkuat distribusi beras SPHP menjadi bukti nyata peran negara dalam menjaga ketahanan pangan dan melindungi daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan.

Author