tumpahan tinta
menyulap kata
jadi rencana
dan aneka bencana;
huma-ladang dikuburkan
serbuan gedung menjulang

hari depan duduk ngopi
tanpa bicara
memandang cakrawala
berkaca-kaca

seseorang bicara
dongeng bercipratan
dari mulutnya

apa pula penyair, ia kata
hanya seremoni hari libur
wacana-wacana genap mengabur

banjarbaru, 110825

Muhammad Daffa, kelahiran Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 1999. Alumnus Jurusan Sastra Indonesia, Universitas Airlangga. Puisi-puisinya dimuat Koran Tempo, Kompas, omong-omong.com, asyikasyik.com, Radar Banjarmasin, dan Majalah Sastra Kandaga . buku puisinya berjudul “Hantu-Hantu Kepala Ayah”(Penerbit Lumpur, 2025) dan “Catatan Dari Pekarangan Acak”(Penerbit Lumpur, 2025). Bergiat sebagai redaktur kolom sastra nyangkem.id.

Author