INTERAKSI.CO, Batulicin – Gelaran Tanbu Youth Basketball 2nd Edition 2026 resmi berakhir setelah seluruh pertandingan kategori SMP putra dan putri dituntaskan di Lapangan Semi Indoor Hutan Kota Batulicin, Jumat (18/9/2026).

Partai final menjadi penutup rangkaian kompetisi sekaligus menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet basket usia pelajar di Kabupaten Tanah Bumbu.

Pada final kategori SMP putra, SMPN 1 Simpang Empat berhadapan dengan SMPN 1 Batulicin A. Kedua tim sebelumnya berhasil melewati babak penyisihan hingga semifinal untuk memperebutkan tiket ke partai puncak.

Pertandingan berlangsung sengit dengan dukungan penonton yang memadati area lapangan. Kedua tim tampil penuh semangat dan terus berupaya menciptakan peluang hingga peluit akhir dibunyikan.

SMPN 1 Batulicin A akhirnya keluar sebagai juara setelah mengalahkan SMPN 1 Simpang Empat dengan skor 47-25. Hasil tersebut menempatkan SMPN 1 Simpang Empat sebagai runner-up.

Sementara itu, pada final kategori SMP putri, SMPN 1 Simpang Empat berhasil menjadi juara setelah mengalahkan SMPK St. Gemma Galgani dengan skor 25-11.

Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil agresif dan saling memberikan tekanan. SMPN 1 Simpang Empat berusaha membangun serangan melalui permainan cepat, sedangkan SMPK St. Gemma Galgani memberikan perlawanan melalui pertahanan yang disiplin.

Jual beli serangan berlangsung sepanjang pertandingan. Para pemain dari kedua tim menunjukkan semangat tinggi, keberanian melakukan penetrasi serta kerja sama tim untuk menciptakan peluang mencetak angka.

Ketua Perbasi Tanah Bumbu Dading Kalbuadi mengatakan Tanbu Youth Basketball 2nd Edition 2026 tidak sekadar menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara.

Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi ruang bagi para pelajar untuk mendapatkan pengalaman bertanding, meningkatkan kemampuan, membangun mental serta menanamkan nilai sportivitas.

“Tanbu Youth Basketball 2nd Edition 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara. Kompetisi ini menjadi ruang bagi para pelajar untuk mendapatkan pengalaman bertanding, mengembangkan kemampuan, membangun mental serta menanamkan nilai sportivitas,” ungkap Dading.

Ia menilai keberlangsungan kompetisi menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan olahraga basket yang berkelanjutan di Tanah Bumbu.

Penutupan turnamen turut dihadiri Asisten I Pemkab Tanah Bumbu I Putu Wisnu Wardhana yang mewakili Bupati Tanah Bumbu. Hadir pula Ketua KONI Tanah Bumbu Adi Haidir beserta jajaran, pengurus Perbasi Tanah Bumbu, sponsor serta perwakilan sekolah peserta.

Dalam sambutan Bupati Tanah Bumbu yang disampaikan I Putu Wisnu Wardhana, pemerintah daerah berharap kompetisi basket di Tanah Bumbu dapat terus digelar dan dikembangkan.

“Dengan berakhirnya event Tanbu Youth Basketball 2nd Edition 2026 ini, kita hidupkan terus kompetisi basket di Tanah Bumbu. Kita ingin semakin banyak anak-anak dan pelajar yang mendapatkan kesempatan untuk bermain, bertanding, belajar dan berkembang melalui olahraga bola basket,” ujarnya.

Menurutnya, turnamen tersebut diharapkan dapat menjadi agenda yang terus berkembang sekaligus memberikan ruang lebih luas bagi pelajar Tanah Bumbu untuk berkompetisi secara sehat.

Kehadiran unsur pemerintah daerah dan KONI dalam penutupan turnamen menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga, khususnya pembinaan atlet usia muda di Kabupaten Tanah Bumbu.

Dengan berakhirnya Tanbu Youth Basketball 2nd Edition 2026, rangkaian pertandingan memang telah selesai. Namun, proses pembinaan dan regenerasi atlet basket di Tanah Bumbu diharapkan terus berjalan.

Kompetisi boleh berakhir, tetapi semangat untuk berlatih, berkembang dan melahirkan generasi baru basket Tanah Bumbu diharapkan tetap terjaga.

Author