INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI memperpanjang operasi SAR pencarian korban Virgo Transport 8 rute Banjarmasin–Surabaya selama tujuh hari. Perpanjangan dilakukan untuk memaksimalkan pencarian, terutama di bawah air, sembari menunggu hasil kajian tim ahli terkait langkah operasi selanjutnya.
Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan, tim ahli yang baru tiba masih melakukan rapat dan diskusi untuk memberikan masukan terkait strategi pencarian.
Meski keputusan lanjutan dari tim ahli belum ditetapkan, Basarnas memilih memperpanjang operasi agar waktu yang tersedia tetap dimanfaatkan untuk melakukan pencarian.
“Waktu tersebut akan tetap kami manfaatkan dengan melaksanakan operasi sebagaimana yang telah disampaikan sebelumnya,” ujar Yudhi saat konferensi pers di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, pada Sabtu (19/9/2026) malam.
Selama tujuh hari tambahan tersebut, Basarnas akan tetap menjalankan patroli udara dan pencarian di laut. Operasi juga diperkuat dengan mengerahkan personel penyelam dari KN SAR Kamajaya dan PT Jaya Dragon ke lokasi pencarian.
Tim penyelam tersebut diberangkatkan sekitar pukul 19.00 untuk memperkuat upaya pencarian yang sebelumnya dilakukan oleh personel TNI Angkatan Laut.
Yudhi berharap kondisi cuaca selama masa perpanjangan operasi mendukung proses pencarian. Dalam dua hari terakhir, cuaca yang cukup baik memungkinkan tim SAR menemukan sejumlah korban.
“Kami berharap besok kondisi cuaca juga tetap mendukung agar tim penyelam dapat melaksanakan operasi pencarian di bawah air secara maksimal,” pungkasnya.
Basarnas RI akan terus memaksimalkan seluruh unsur yang dikerahkan selama masa perpanjangan operasi. Hasil pencarian selama tujuh hari ke depan juga akan menjadi bagian dari evaluasi untuk menentukan langkah operasi selanjutnya.
Sementara itu, perkembangan identifikasi korban yang telah ditemukan sebelumnya akan disampaikan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan bersama Tim DVI Pusdokkes Polri dan Inafis.
Penulis: Rahim Arza





