INTERAKSI.CO, Kotabaru – Kawasan Siring Laut Kabupaten Kotabaru menjadi pusat peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Daerah Kalimantan Selatan Tahun 2026. Upacara peringatan berlangsung khidmat di Lapangan Siring Laut, Rabu (7/10/2026).

Peringatan tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Kalsel bersama Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan Hj. Fathul Jannah Muhidin.

Sejumlah pimpinan daerah turut hadir, di antaranya Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kotabaru, Wakil Bupati Kotabaru, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD Kotabaru, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, pengurus Kwarda dan Kwarcab se-Kalimantan Selatan, serta kontingen Pramuka dari 13 kabupaten/kota.

Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan penampilan Marching Band Mega Harmoni Saijaan Kotabaru. Acara kemudian dilanjutkan dengan Tari Kolosal “Gelora Tunas Nusantara” yang dibawakan Sanggar Seni Pusaka Saijaan bersama anggota Pramuka Kwartir Cabang Kotabaru.

Pramuka Bukan Sekadar Seremoni

Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Selatan, para bupati dan wali kota, jajaran pengurus Kwarda dan Kwarcab, serta seluruh kontingen Pramuka yang hadir di Kabupaten Kotabaru.

Menurut Rusli, Hari Pramuka tidak semestinya hanya dimaknai sebagai agenda seremonial tahunan. Momentum tersebut harus menjadi ruang untuk memperkuat peran Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter, kepemimpinan, kemandirian, dan jiwa nasionalisme generasi muda.

“Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menilai berbagai kegiatan kepramukaan, termasuk Kemah Bakti Pelajar dan Perkemahan Bakti Saka Bakti Husada, dapat menjadi wadah pembelajaran bagi generasi muda.

Melalui kegiatan tersebut, anggota Pramuka diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.

Muhidin Soroti Tantangan Generasi Muda

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin dalam amanatnya mengajak seluruh jajaran Gerakan Pramuka di Kalsel menjadikan peringatan Hari Pramuka sebagai momentum evaluasi sekaligus memperkuat komitmen dalam membina generasi muda.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi generasi muda semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi. Karena itu, pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka dinilai tetap memiliki peran penting.

“Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, kemajuan teknologi dan informasi, kita membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kuat secara mental, matang dalam karakter, serta memiliki jiwa kebangsaan,” kata Muhidin.

Muhidin mendorong Gerakan Pramuka di Kalimantan Selatan untuk terus memperkuat pendidikan karakter, meningkatkan kecakapan generasi muda, serta menghadirkan kegiatan kepramukaan yang mampu menjawab tantangan zaman.

Ia juga berpesan kepada seluruh anggota Pramuka agar berani bermimpi, berbuat, dan memberikan manfaat bagi orang lain dengan tetap menjadikan Satya dan Darma Pramuka sebagai pedoman.

“Jadilah seorang insan Pramuka yang dapat dipercaya, bertanggung jawab, memiliki semangat gotong royong, serta senantiasa siap mengabdi bagi masyarakat, bangsa dan negara,” pesannya.

Penghargaan hingga Pelantikan Pengurus

Dalam rangkaian peringatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan tanda penghargaan karya bakti dan Lencana Pancawarsa kepada sejumlah penerima.

Selain itu, dilakukan penyerahan simbolis Kartu Tanda Anggota Ayo Pramuka, pengumuman lomba vlog tingkat daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan, serta pelantikan pengurus Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kotabaru, Tanah Bumbu, Hulu Sungai Utara, dan Banjarmasin.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan kunjungan Gubernur Kalimantan Selatan bersama rombongan ke pasar murah yang digelar melalui kolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan.

Pasar murah tersebut menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi sekaligus memberikan akses kepada masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kalimantan Selatan di Kabupaten Kotabaru diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan, kepedulian sosial, semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, serta pengabdian generasi muda bagi masyarakat dan daerah.

Author