INTERAKSI.CO, Banjarbaru – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Syamsudin Noor menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat dan komunitas sekitar bandara melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dalam kegiatan Safari Ramadan yang digelar di Ruang Rapat Kayuh Baimbai, Kantor Administrasi bandara.
Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat kepedulian sosial sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat di bulan suci Ramadan.
Baca juga: Polres Banjarbaru Gelar Buka Puasa Bersama Insan Media
Melalui kegiatan tersebut, perusahaan menyalurkan sejumlah bantuan kepada berbagai lembaga dan komunitas di sekitar bandara.
Bantuan yang diberikan antara lain berupa 25 Al-Qur’an beserta terjemahannya kepada Majelis Taklim Nur Haddad Guntung Damar, lengkap dengan dudukan Al-Qur’an, karpet, serta sound speaker untuk mendukung kegiatan ibadah dan pengajian.
Selain itu, bantuan juga diberikan kepada Langgar Raudhatul Jannah Guntung Damar berupa pembangunan kanopi tempat wudhu guna meningkatkan kenyamanan jamaah saat beribadah.
Perusahaan juga menyalurkan bantuan kepada TPA Al-Qur’an Guntung Damar berupa sound speaker dan karpet untuk mendukung kegiatan belajar mengaji bagi para santri.
Dalam kesempatan yang sama, sebanyak 578 paket Lebaran atau sembako turut disalurkan kepada masyarakat sekitar bandara, komunitas bandara, serta rekan-rekan awak media.
Tak hanya itu, santunan juga diberikan kepada anak-anak yatim di Rumah Griya Anak Yatim yang berlokasi di Jalan Gotong Royong, serta kepada 35 penyandang difabel di Rumah Difabel di kawasan Jalan Trikora.
Total anggaran yang disalurkan dalam program TJSL Safari Ramadan ini mencapai Rp158.975.000.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Milyas Wardana, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan sebuah bandara tidak hanya diukur dari kinerja operasional maupun pelayanan kepada pengguna jasa, tetapi juga dari sejauh mana keberadaan bandara mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sosial di sekitarnya.
Ia menambahkan bahwa PT Angkasa Pura Indonesia akan terus menjalankan program TJSL secara berkelanjutan sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, lingkungan, serta pembangunan sosial yang lebih baik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan yang harmonis antara pihak bandara, komunitas bandara, masyarakat sekitar, serta para pemangku kepentingan dapat terus terjalin dengan baik.





