INTERAKSI.CO, Banjarbaru – Berbagai rangkaian kegiatan yang menyasar partisipasi luas masyarakat bakal dilaksanakan dalam peringatan Hari Jadi Kota Banjarbaru ke-27 yang jatuh pada 20 April 2026 mendatang.

Pemerintah Kota Banjarbaru menyiapkan sejumlah agenda yang tidak hanya meriah, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Persiapan tersebut dimatangkan melalui Rapat Pemantapan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, bersama Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru serta jajaran kepanitiaan pelaksana di Aula Gawi Sabarataan, Jumat (06/03/2026).

Rapat yang berlangsung dinamis itu menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan terarah, meriah, dan berdampak bagi masyarakat luas.

Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby menekankan konsep peringatan hari jadi ke-27 yang mengusung tema Edible Gardens, yakni pengembangan kebun pangan sebagai bentuk dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional.

Menurutnya, konsep tersebut juga sejalan dengan salah satu misi Banjarbaru Emas, yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, kolaboratif, dan inovatif.

“Konsep tema tersebut menggabungkan salah satu misi Banjarbaru Emas yaitu memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, kolaboratif dan inovatif, yang nantinya diimplementasikan di lapangan dengan konsep mercusuar pelayanan publik Banjarbaru Emas,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga meminta agar Surat Keputusan (SK) kepanitiaan segera diselesaikan pada hari yang sama guna mempercepat kesiapan pelaksanaan kegiatan.

Menjelang hari puncak peringatan, Pemerintah Kota Banjarbaru juga merencanakan pelaksanaan Salat Hajat bersama pada malam Jumat sebelum hari H di Masjid Agung Al-Munawwarah. Kegiatan tersebut rencananya akan menghadirkan pendakwah nasional, Ustaz Hanan Attaki untuk mengisi tausiah.

Dalam rapat tersebut juga ditetapkan logo resmi serta tagline Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru yakni “Kita Gawi Sabarataan, Bakurinah Gasan Banjarbaru Emas.” Wali Kota Banjarbaru secara langsung menetapkan desain logo yang akan digunakan sebagai identitas visual seluruh rangkaian peringatan tahun ini.

Adapun sejumlah kegiatan yang akan digelar antara lain kejuaraan bola basket, sepak bola usia dini, kegiatan bersih-bersih di seluruh kelurahan se-Kota Banjarbaru, hingga pembagian voucher belanja senilai Rp25 ribu bagi 3.000 warga di Pasar Bauntung.

Selain itu, akan digelar pula pasar murah bersubsidi, lomba guru teladan se-Kota Banjarbaru, jalan santai, serta penataan layout panggung utama untuk puncak peringatan hari jadi.

Salah satu agenda yang diprediksi menjadi magnet besar bagi warga adalah rencana penyajian 15.000 porsi Soto Banjar gratis bagi masyarakat. Hidangan khas Kalimantan Selatan tersebut akan disajikan dalam kegiatan makan bersama sebagai simbol kebersamaan sekaligus rasa syukur atas perkembangan Kota Banjarbaru.

Melalui rapat pemantapan ini, Pemerintah Kota Banjarbaru menegaskan komitmennya untuk menghadirkan peringatan Hari Jadi ke-27 yang tidak hanya meriah, tetapi juga bermakna dan berdampak bagi masyarakat.

Dengan berbagai kegiatan yang telah dirancang, perayaan hari jadi tahun ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat persatuan warga sekaligus memperkuat identitas Banjarbaru sebagai kota yang terus berkembang, inklusif, dan berdaya saing di Kalimantan Selatan.

Author