INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Film anime Demon Slayer: Infinity Castle kembali mencetak sejarah di industri perfilman global.

Bagian pertama dari trilogi penutup kisah Kimetsu no Yaiba itu sukses meraup pendapatan fantastis hingga 738 juta dolar AS atau sekitar Rp12,5 triliun di seluruh dunia.

Capaian tersebut menempatkan film ini sebagai anime dengan pendapatan terbesar sepanjang masa, melampaui berbagai judul populer sebelumnya.

Di pasar domestik Jepang, film ini mencatatkan lebih dari 27,34 juta penonton dengan total pemasukan mencapai 40 miliar yen atau sekitar Rp4,2 triliun.

Baca juga: Dunia Anime Berduka, Animator Satoshi Mori Meninggal di Usia 41 Tahun

Sementara itu, di Amerika Serikat, pendapatan film ini juga tak kalah impresif, menembus angka lebih dari Rp2,2 triliun. Hal ini menunjukkan daya tarik global dari kisah petualangan Tanjiro Kamado bersama para Hashira dalam menghadapi ancaman iblis.

Film ini menjadi bagian pertama dari trilogi yang akan menutup perjalanan panjang serial karya Koyoharu Gotouge. Meski belum banyak detail yang diungkap, studio Ufotable telah memastikan bahwa dua film lanjutan sedang dalam tahap pengembangan.

Dalam alur cerita, pertarungan besar melawan Muzan Kibutsuji menjadi puncak konflik. Namun sebelum itu, sejumlah iblis kuat lain seperti Doma juga akan memainkan peran penting dalam menentukan nasib Korps Pembasmi Iblis.

Dengan pencapaian luar biasa ini, ekspektasi terhadap dua film berikutnya semakin tinggi. Banyak penggemar berharap trilogi ini mampu menutup cerita dengan epik, sekaligus mempertahankan kualitas visual dan emosional yang selama ini menjadi ciri khas Demon Slayer.

Author