INTERAKSI.CO, Batulicin — Coach Deny Kurniawan, trainer berpengalaman internasional dari ESQ Training, mengisi sesi pamungkas Seminar Parenting dan Stunting yang digelar PT. Arutmin Batulicin bersama Rumah Pena BerAksi, Selasa (25/11/2025).
Ia mengajak seluruh peserta, dari ibu hamil hingga pengurus HIMPAUDI, untuk tersenyum bersama dan saling menyapa sebelum masuk ke materi
Secara garis besar, Coach Deny menekankan bahwa generasi kuat tanpa stunting bisa dibentuk melalui tiga pondasi penting: kuat fisik, mental tangguh, dan berakhlak mulia. Namun, ia mengingatkan ada satu faktor yang kerap terlupakan: peran orang tua sebagai teladan.
“Kehadiran di sela kesibukan orang tua juga faktor yang penting. Kadang kala kita terlalu bekerja, tapi sebenarnya meluangkan waktu untuk keluarga lebih berharga,” ujarnya.
Baca juga: PT. Arutmin Batulicin dan Rumah Pena BerAksi Berkolaborasi, Gelar Seminar Parenting dan Stunting
Menurutnya, selain mempersiapkan pola asuh yang baik, orang tua juga perlu mempersiapkan diri agar mampu menjadi role model bagi anak.
Kegiatan berlangsung di Gedung PKK Tanah Bumbu, Kecamatan Simpang Empat, yang dipadati ibu hamil, ibu menyusui, penyuluh KB, calon pengantin hingga pengurus HIMPAUDI.
Acara yang digelar di Gedung PKK Kapet dibuka oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, yang diwakili Kepala Dinas P3AP2KB, Erli Yuli Susanti.
Sebelum memasuki sesi ESQ, peserta lebih dulu mendapat prolog mengenai data, penanganan, dan pencegahan stunting di Tanah Bumbu.
Materi pembuka disampaikan oleh perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, Fitriasih, yang menjelaskan pola pengasuhan sejak 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Ia memaparkan tiga poin utama: ASIH (pola asuh dan cinta kasih), ASUH (nutrisi dan imunitas), dan ASAH (stimulasi).
Dari materi itu, Fitri juga menekankan pentingnya perencanaan kehamilan serta kesadaran orang tua tentang pola asuh sebagai bagian dari pencegahan stunting.
Seminar ini mendapatkan respons positif dari para peserta. Dewi, anggota HIMPAUDI, mengaku mendapat banyak pencerahan.
“Selain mengatur asupan gizi dan kebutuhan lain, salah satu yang kerap dilupakan adalah kehadiran kita yang penting untuk anak,” ujarnya.
Calon pengantin, Jihan Maulida, juga merasakan manfaat yang sama.
“Berkat seminar ini, kami jadi tahu bahwa memiliki anak merupakan tanggung jawab yang besar, segalanya harus direncanakan dengan baik,” katanya.




![[Review] Wildoze dan Angka 27](https://interaksi.co/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260226-WA0014-218x150.jpg)
