INTERAKSI.CO, Aceh – Pendiri Malaka Project, Ferry Irwandi, turun langsung ke lokasi banjir dan tanah longsor di Sumatera untuk menyalurkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat Indonesia.
Dalam beberapa hari, Ferry berhasil mengumpulkan donasi lebih dari Rp10 miliar dan langsung mengonversinya menjadi berbagai kebutuhan mendesak untuk para penyintas.
Lewat unggahan di Instagram, Ferry menegaskan bahwa seluruh bantuan tersebut berasal dari masyarakat Indonesia. Ia kemudian bergerak cepat membeli makanan siap santap, perlengkapan bayi, selimut, pakaian, hingga kebutuhan dasar lain sebelum mengirimnya ke wilayah terdampak.
Di media sosial, Ferry dan tim Kitabisa memberikan laporan berkala tentang penyaluran donasi. Sejumlah daerah telah menerima bantuan tahap pertama, sementara lainnya mulai memasuki penyaluran tahap kedua.
Pada Kamis (4/12), Ferry mengangkut sekitar 2,6 ton bantuan ke wilayah bencana dengan prioritas pada makanan bergizi siap makan serta perlengkapan ibu dan anak.
Penyaluran tahap kedua berlangsung pada Jumat (5/12) dari Bandara Pondok Cabe, mencakup makanan siap santap, hygiene kit, sembako, hingga pakan hewan.
Baca juga: Polri dan Kemenhut Telusuri Asal Kayu Gelondongan yang Terseret Banjir di Sumatera
Sebelum menuju Aceh Tamiang, Ferry lebih dulu meninjau wilayah Langkat. Kondisi yang ditemuinya mengkhawatirkan.

Menurut warga, air belum surut sejak sepekan terakhir. Di salah satu titik pengungsian berisi 2.000 orang, fasilitas yang tersedia sangat terbatas. Minimnya tenda membuat warga kesulitan tidur, ditambah tidak adanya penerangan.
Ferry dan tim menyalurkan makanan, selimut, perlengkapan bayi, serta memutuskan menambah tenda agar para pengungsi bisa beristirahat lebih layak.
Pada Jumat (5/12), Ferry menuju Aceh Tamiang membawa empat ton bantuan dan 4.000 liter air bersih.
Ia menyebut kondisi di wilayah tersebut sangat memprihatinkan: warga kelaparan, kehausan, dan tanpa akses listrik. Beberapa kendaraan besar terlihat rusak akibat derasnya arus air.

Saat memasuki area lebih dalam, Ferry menemukan kerusakan yang lebih parah. Krisis air bersih, infrastruktur runtuh, hingga tiang listrik tumbang menjadi pemandangan di berbagai titik.
Di hadapan warga, Ferry menyampaikan bahwa seluruh bantuan ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat Indonesia. Ia tak kuasa menahan air mata melihat kondisi para korban, seraya berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban mereka.
Lihat postingan ini di Instagram
Ia juga meminta warga bertahan, mengingat besarnya dukungan publik yang terkumpul hanya dalam waktu satu hari.




![[Review] Wildoze dan Angka 27](https://interaksi.co/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260226-WA0014-218x150.jpg)
