INTERAKSI.CO, Pekalongan – Syarifah Salma binti Hasyim bin Yahya, istri dari Habib Muhammad Luthfi bin Yahya dikabarkan meninggal dunia sekitar pukul 21.55 WIB, pada Selasa (28/5). Istri Habib Luthfi wafat pada usia 66 tahun di Rumah Sakit Budi Rahayu Kota Pekalongan, Jawa Tengah.
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan, Muhtarom membenarkan kabar wafatnya istri Habib Luthfi. Ia mengaku sangat kehilangan tokoh perempuan yang dinilai dekat dengan masyarakat tanpa membedakan suku, ras, maupun golongan.
“Semuanya diterima dengan baik dan sangat familiar, semoga almarhumah min ahlil khair,” kata Muhtarom kepada wartawan, dikutip dari Jawa Pos, Rabu (29/5).
Sementara, Rais Idarah Syu’biyah Jamiyah Ahlit Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (Jatman) Kota Pekalongan Habib Hasyim Basyaeban mengaku kaget atas kabar yang diterimanya itu. Habib Hasyim menjelaskan kabar terakhir bahwa kondisi almarhumah memang kurang sehat.
“Kabar kepergian Kak Salma sangat mengejutkan dan mengagetkan kita semua, semoga almarhumah min ahlil khair,” ucapnya.
Habib Luthfi bin Yahya dan almarhumah Syarifah Salma dikaruniai lima anak yakni Habib Bahaudin al-Alawi bin Yahya, Syarifah Fatimah Ni’matuz az-Zainabi, Syarifah Ummu Hani, Syarifah Fatimah, dan Habib Muhammad Syarif Hidayatullah al-Huseini.
Presiden hingga Menteri Melayat
Presiden Joko Widodo bertolak menuju Provinsi Jawa Tengah untuk melayat almarhumah istri Habib Luthfi bin Yahya, Syarifah Salma binti Hasyim bin Yahya pada Rabu (29/5/2024).
Presiden berangkat melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 09.05 WB.
Menurut Plt Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana, Presiden melayat didampingi sejumlah menteri.
“Bapak Presiden pagi ini akan melayat Ibu Syarifah Salma binti Hasyim bin Yahya, istri dari Habib Luthfi bin Yahya,” ujar Yusuf dalam keterangan tertulis, dikutip dari Kompas.com.
“Beliau didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas,” lanjutnya.