INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Pemilihan Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) periode 2026-2030 selesai digelar, Jumat (2/10/2026). Dr. Iwan Aflanie terpilih sebagai rektor baru setelah unggul dalam pemungutan suara yang berlangsung satu putaran.
Pemilihan orang nomor satu di kampus terbesar dan tertua di Kalimantan tersebut berlangsung dengan pengamanan ketat di lokasi pelaksanaan. Seluruh rangkaian pemilihan disebut berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Ketua Senat ULM, Prof. Luthfi, mengatakan seluruh anggota senat yang memiliki hak suara hadir dan mengikuti proses pemilihan.
“Dari hasil pelaksanaan tadi, sebanyak 60 orang anggota senat, ditambah suara menteri 35 persennya itu 32, akhirnya kita berhasil menyelesaikan pemilihannya dengan hasil akhir adalah satu putaran,” ujar Luthfi kepada awak media usai pemilihan.
Berdasarkan rekapitulasi suara yang dibacakan langsung oleh Ketua Senat, Dr. Iwan Aflanie memperoleh 59 suara. Sementara Prof. Ahmad mendapatkan 32 suara dan Dr. Rusmansyah memperoleh 1 suara.
Dengan demikian, total suara yang tercatat dalam rekapitulasi mencapai 92 suara.
Luthfi menegaskan seluruh anggota senat yang memiliki hak suara hadir dan menggunakan hak pilihnya. Tidak ada anggota yang absen dalam proses pemilihan tersebut.
Ia menyebut pelaksanaan pemilihan berlangsung kondusif, transparan, dan demokratis. Para kandidat juga disebut menerima hasil pemilihan dengan sikap legawa.
“Alhamdulillah tidak ada persoalan apa-apa. Baik yang menang maupun yang kalah sudah sama-sama legowo,” katanya.
Menurut Luthfi, sikap tersebut menjadi modal penting untuk menjaga kekompakan dan persatuan civitas akademika ULM setelah seluruh tahapan pemilihan selesai.
Segera Persiapkan Pelantikan
Setelah pemilihan rampung, tahapan berikutnya adalah mempersiapkan proses pelantikan rektor sekaligus menindaklanjuti sejumlah program yang telah disampaikan Iwan Aflanie dalam rangkaian pemilihan sebelumnya.
“Ada program-program beliau yang juga disampaikan di Senat pada waktu itu, itu yang akan insyaallah kita tindak lanjuti,” ujar Luthfi.
Senat ULM, lanjutnya, akan mendampingi rektor terpilih dalam menjalankan program-program tersebut untuk mendukung pengembangan universitas ke depan.
Pelantikan Rektor ULM periode 2026-2030 dijadwalkan berlangsung pada 5 Oktober 2026 di Jakarta.
Terpilihnya Iwan Aflanie menandai dimulainya kepemimpinan baru di ULM untuk periode 2026-2030. Kepemimpinan tersebut diharapkan dapat melanjutkan pengembangan ULM sebagai perguruan tinggi yang unggul, inovatif, serta mampu meningkatkan daya saing di tingkat nasional dan internasional.





