INTERAKSI.CO, Batulicin – Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Novy Adi Wibowo mendatangi pemukiman warga yang terdampak musibah kebakaran di kawasan padat penduduk di Jalan Transmigrasi Pelajau, Gang Andalas, RT 13, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Simpang Empat, Senin (19/10/2026) pagi.
Kedatangan Kapolres ini didampingi Wakapolres AKP Apriansyah, Kabag Ops, AKP Tony bersama para pejabat utama polres, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanah Bumbu, Camat Simpang Empat, serta Lurah Kampung Baru.
Rombongan peninjau hadir untuk melihat secara langsung kondisi warga yang menjadi korban amukan si jago merah sekaligus menyalurkan dukungan moril secara langsung di tengah duka yang melanda.
Di sela-sela langkah peninjauannya pada sisa-sisa bangunan yang hangus, AKBP Novy langsung berkoordinasi intensif dengan Dinas Sosial Tanah Bumbu.
Koordinasi dilakukan demi memastikan seluruh kebutuhan dasar para pengungsi tertangani secara cepat dan tepat, mulai dari penyediaan tenda pengungsian, dapur umum, pasokan air bersih, hingga fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK).
Sebagai wujud nyata kepedulian institusi Bhayangkara terhadap masyarakat, Polres Tanah Bumbu juga telah mendirikan posko tenda pengungsian di sekitar titik lokasi kejadian agar bisa segera dimanfaatkan oleh warga yang kehilangan tempat tinggal.
Di tengah peninjauan tersebut, AKBP Novy menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang menimpa warga. Ia pun tak lupa mengingatkan masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan guna mencegah potensi kebakaran susulan.
”Khususnya yang berkaitan dengan instalasi listrik maupun penggunaan api di rumah tangga,” ujarnya.
Mantan perwira menengah itu turut berpesan agar warga selalu membiasakan diri memeriksa kondisi instalasi kelistrikan serta kompor sebelum bepergian atau meninggalkan rumah demi mengantisipasi kejadian serupa.
Melalui gerak cepat tanggap ini, AKBP Novy menegaskan bahwa Polres Tanah Bumbu akan terus berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan perlindungan, pengayoman, serta meringankan beban warga yang sedang tertimpa musibah.





